Polda NTB dan Polres Jajaran Laksanakan Ops Zebra Rinjani 2024 Selama 14 Hari 

Selasa, 15 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram NTB – Mewakili Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Barat (NTB), Karo Ops Polda NTB Kombes Pol. Abubakar Tertusi SIK., memimpin Apel gelas Pasukan Operasi Zebra Rinjani 2024 di Lapangan Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Senin (13/10/2024).

 

Dalam arahan Kapolda NTB, yang dibacakan Pimpinan Apel menerangkan bahwa Meningkatnya arus lalulintas disebabkan beberapa hal diantaranya Jumlah kendaraan yang meningkat, populasi masyarakat yang bertambah, dan pola aktivitas masyarakat yang cukup tinggi.

 

Permasalahan dibidang Lalu Lintas tidak bisa diselesaikan oleh hanya Kepolisian sendiri namun perlu peran serta yang sinergis antara unsur TNI, Polri dan Pemerintah.

 

Operasi Zebra Merupakan salah satu upaya kepolisian untuk meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas sehingga dapat menekan tingkat kecelakaan yang mengakibatkan Fatalitas.

 

Dalam pelaksanaan Operasi Zebra, beberapa hal harus dilakukan diantaranya upaya deteksi dini dengan melakukan upaya lidik titik-titik rawan macet, melakukan sosialisasi melalui himbauan berupa pemasangan spanduk/ baliho, melakukan edukasi untuk membangun kesadaran masyarakat, kemudian melakukan penegakan hukum terhadap sejumlah pelanggaran, penegakan hukum bagi lakalantas secara profesional, serta melakukan Conter opini terhadap berita hoax terkait ops Zebra.

 

Melalui Ops Zebra Rinjani 2024 diharapkan dapat mendorong suksesnya acara pelantikan Presiden RI yang akan datang serta mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalulintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di seluruh wilayah NTB pada khususnya.

 

Ops Zebra dilakukan kepolisian untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan fatalitas bagi pengendara seperti Meninggal Dunia (MD) ataupun cacat dan luka berat.

 

Berdasarkan data yang diperoleh dari tahun ke tahun, bahwa Kecelakaan Lalu lintas di jalan raya sebagian besar disebabkan karena Pelanggaran tata tertib lalu lintas baik sengaja maupun tidak sengaja. Hal ini tentu akan mengancam keselamatan masyarakat bila tidak segera dan secara terus menerus dilakukan upaya-upaya pencegahan (preventif) maupun tindakan (Represif) terhada pengendara yang melanggar.

 

Melalui Operasi Zebra Rinjani 2024 Polda NTB yang akan berlangsung selama 14 hari dari tanggal 14 hingga 27 Oktober 2024 diharapkan mampu menekan dan meminimalisir tingkat kecelakaan yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Barat serta mampu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat tentang Lalulintas.

 

Operasi ini akan dilaksanakan Kepolisian di seluruh Polda Se Indonesia termasuk Polda NTB dan akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten / Kota di Nusa Tenggara Barat. Sementara Personil yang dilibatkan dalam Ops Zebra Rinjani 2024 Polda NTB sebanyak 639 yang nantinya akan dibantu oleh Personil TNI dan Dinas Perhubungan di masing-masing wilayah.

 

Pada Pelaksanaan Operasi Zebra ini Petugas akan mengutamakan langkah – langkah persuasif dan akan bertindak secara humanis guna menghindari potensi gangguan Kamtibmas mengingat masa pelaksanaan Ops Zebra tahun ini dilaksanakan di tengah Proses Pilkada Serentak.

 

Upaya mengedukasi masyarakat tentang betapa pentingnya mematuhi peraturan dan tata tertib lalu lintas diharapkan tercapainya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalulintas (Kamseltibcarlantas) di seluruh wilayah NTB.

 

“kita berharap Kegiatan Ops Zebra Rinjani 2024 ini dapat berjalan deng baik sesuatu tujuan yang diharapkan, “pungkasnya.

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru