Pemdes, Forkopimcam Mande Hingga Gubernur Jabar H. Dedi Mulyadi Tindaklanjuti Keluhan Warga Terkait Jalan Licin

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cianjur – Polsek Mande bersama Forkopimcam Kecamatan Mande telah melaksanakan tindak lanjut terkait banyaknya keluhan masyarakat tentang jalan licin dan berdebu akibat galian Tanah Lapang Desa Bobojong.

Kapolsek Mande, AKP Yudi Heryanadi, S.H., CPHR, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh tanah yang berserakan di jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami telah menghentikan semua kegiatan galian tanah dan meminta agar tanah yang berceceran di jalan dibersihkan untuk menghindari gangguan lalu lintas,” kata AKP Yudi Heryanadi, Minggu, (12/4/26).

Kegiatan ini dilakukan pada Minggu, 12 April 2026, pukul 09.00 WIB di Kantor Desa Bobojong, Kecamatan Mande. Polsek Mande dan Forkopimcam Mande berkomitmen untuk merespon cepat keluhan masyarakat dan menjaga situasi tetap kondusif.

“Selama kegiatan berjalan aman dan kondusif. Kami akan terus memantau situasi dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambah AKP Yudi Heryanadi.

Terpisah, dalam unggahan chanel media sosialnya, Gubernur Jawa barat, H. Dedi Mulyadi mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi mengenai adanya aktivitas tersebut.

Gubernur Jabar, H. Dedi Mulyadi menyampaikan, bahwa dirinya telah mendapatkan informasi dari Pemkab Cianjur, mengenai jalanan yang kini sudah mulai bersih kembali.

” Terimaksih yah informasinya, saya sudah menyampaiakn kepada pemerintahan Kabupaten Cianjur dan melalui Wakil Bupati Cianjur hari ini sudah mendapat laporan jalannya sudah kembali dibersihkan

Kendati demikian Gubernur Jawa barat meminta apabila aktivitas penggalian tidak sesuai standar agar dihentikan terlebih dahulu.

” Kemudian saya meminta apabila disitu ada pengerjaan lapang dan sejenisnya mohon dihentikan dulu kalau tidak sesuai dengan standar bagaimana melakukan kegiatan penggalian dan kemudian bagaimana menimbulkan keluhan pengelolaan galian yang salah,” tegasnya.

Gubernur Jabar, berharap peristiwa serupa tidak terjadi lagi.

” Saya Ucapkan terimaksih dan mohon peristiwa ini tidak terulang seriap orang melakukan kegiatan harus mempertimbangkan keselamatan jangan hanya kepentinngannya sendiri,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru