Dalam video yang beredar, terlihat mantan orang nomor satu di Kabupaten Cianjur itu berbaur bersama warga dalam kegiatan gotong royong lapangan. Banyak warganet menilai kehadiran mantan bupati tersebut seolah mengingatkan kembali masyarakat terhadap program-program yang dahulu pernah berjalan aktif di tengah masyarakat.
Beragam komentar pun bermunculan di media sosial. Sebagian warga menilai program Gorol dahulu dianggap mampu membangun kedekatan antara pemerintah dan masyarakat. Bahkan, tidak sedikit netizen yang membandingkan kondisi pembangunan Cianjur saat ini dengan masa kepemimpinan sebelumnya.
Menanggapi viralnya video tersebut, pengamat kebijakan publik Kusnandar Ali dalam rilisnya kepada redaksi, Jumat (15/05/2026), mengatakan munculnya mantan bupati di tengah masyarakat menjadi perhatian publik karena dinilai masih memiliki pengaruh kuat di mata warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Fenomena ini menjadi perhatian serius. Di saat masyarakat sedang menunggu percepatan pembangunan dan gebrakan nyata dari pemerintah daerah saat ini, justru yang viral di media sosial adalah mantan pemimpin yang sudah tidak menjabat,” ujarnya.
Menurut Kusnandar Ali, kondisi tersebut memunculkan persepsi di tengah masyarakat bahwa kepemimpinan Kabupaten Cianjur saat ini dinilai belum mampu menunjukkan arah pembangunan yang signifikan.
“Banyak masyarakat mulai beranggapan seakan-akan Bupati Cianjur yang sekarang masih menjabat tidak memiliki peran besar dalam pembangunan daerah. Karena yang terlihat dan terus diperbincangkan publik justru program-program lama yang dulu pernah dirasakan langsung manfaatnya oleh warga,” katanya.
Ia juga menilai pemerintah daerah saat ini perlu lebih aktif menghadirkan program yang benar-benar menyentuh masyarakat agar tidak kalah oleh nostalgia politik masa lalu.
“Pemerintah harus hadir dengan inovasi nyata, bukan hanya sebatas seremoni. Masyarakat hari ini membutuhkan bukti kerja, bukan pencitraan. Kalau kondisi ini terus dibiarkan, maka kepercayaan publik bisa semakin menurun,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, video viral tersebut masih ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat Kabupaten Cianjur.












Komentar