Luar Biasa! Tanpa Andalkan Dana Desa, Warga RT 02 /13 Tritih Lor Cilacap Bangun Jalan Lewat “Celengan Jimpitan”

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

​CILACAP // Journal News – Di tengah merosotnya Anggaran Dana Desa yang mencapai angka Rp300 juta per tahun, warga RT 02 RW 13 Dusun Beber, Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, justru menunjukkan aksi nyata yang inspiratif. Dengan semangat “Warga Berkarya Desa Berdaya”, mereka membuktikan bahwa pembangunan tak harus selalu menunggu bantuan pemerintah.

​Pada Minggu (26/4/2026), puluhan warga tampak guyub melakukan kerja bakti pengerasan bahu jalan di Gang Sawoan. Menariknya, dana pembangunan ini murni berasal dari Celengan Jimpitan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

*​Modal Rp500 Perak Jadi Jalan Beton*

​Bendahara RT, Yatno, mengungkapkan bahwa rahasia kemandirian mereka terletak pada konsistensi. Warga menyisihkan uang Rp500 setiap hari yang dikumpulkan oleh petugas ronda malam.

Oplus_16908288

​”Setelah terkumpul selama enam bulan atau enam selapanan, baru dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan. Untuk Gang Sawoan ini, dana yang terkumpul sekitar Rp4,5 juta. Meski baru cukup untuk membangun 50 meter dari total target 150 meter, kami tetap bergerak,” ujar Yatno.

*​Strategi “Jemput Bola” Sang Ketua RT*

​Menyadari keterbatasan dana swadaya, Slamet Widodo selaku Ketua RT 02 / 13 tidak tinggal diam. Ia melakukan langkah proaktif dengan melobi yayasan sosial di Cilacap untuk menutup kekurangan volume jalan sepanjang 100 meter.

​”Alhamdulillah, pihak yayasan sudah melakukan survei lokasi. Harapan kami bisa segera terealisasi. Saat ini, kami fokus dulu pada pengerasan bahu jalan menggunakan material krop yang dibantu oleh donatur warga,” jelas Slamet.

​Ia menambahkan, terobosan ini diambil karena anggaran desa saat ini sangat terbatas dan lebih diprioritaskan untuk jalan utama desa yang kerusakannya masih banyak.

Oplus_16908288

 

*​Apresiasi dari Pemerintah Desa*

​Aksi mandiri ini pun mendapat acungan jempol dari Kepala Dusun Beber, Sabrina Lestari Ernawan. Mewakili Pemerintah Desa Tritih Lor, ia mengaku sangat terbantu dengan inisiatif warga RT 02 / 13
​”Anggaran desa sekarang sangat sulit untuk meng-cover hingga ke jalan setapak lingkungan. Kami sangat berterima kasih kepada warga RT 02 RW 13. Ini adalah contoh nyata kemandirian lingkungan yang patut ditiru,” pungkas Sabrina.

​Gerakan di Dusun Beber ini menjadi pengingat bahwa gotong royong bukan sekadar warisan leluhur, melainkan solusi cerdas dalam menghadapi tantangan ekonomi di tingkat akar rumput. (SW)

Berita Terkait

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan
Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur
Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”
Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:00 WIB

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:48 WIB

Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Berita Terbaru