KOPARAT Serahkan Macan Tidur di Bungkus Kain Kafan Sebuah Simbol Kekecewaan dan Protes Terhadap Inspektorat Pamekasan

Jumat, 20 Oktober 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan,– Untuk terus mengawal beberapa dugaan kasus korupsi dilingkungan Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Pamekasan, Lembaga Koalisi Pamekasan Hebat Rakyat Menggugat ( KOPARAT ) melakukan aksi Demonstrasi season ke dua mendatangi kantor inspektorat,sebelum bergerak ke kantor inspektorat Pamekasan, massa aksi Koparat melakukan orasi di sepanjang jalan menuju kantor inspektorat Pamekasan,massa aksi bergerak dari Monumen Arek Lancor menuju depan kantor inspektorat Pamekasan juma’at (20/10/2023).

Aksi demontrasi tersebut bertujuan untuk mengawal beberapa dugaan kasus korupsi yang terjadi di wilayah Pemkab Pamekasan dan prosesnya tidak jelas alias jalan di tempat.

Menariknya aksi teaterikal dengan memberikan hadiah Macan tidur di bungkus kain kafan seperti pocong yang tergeletak kemudian di ditaruk di depan kantor inspektorat sebagai bentuk kekecewaan dan protes terhadap inspektorat mengenai kasus dugaan korupsi yang mandek.

“tidak hanya itu kepala inspektorat BPK Faisol mau jabat tangan dengan para demonstran ditolak mentah mentah saat meninggalkan peserta aksi”

Wer wer sapaan akrab nya menyebutkan, beberapa kasus dugaan korupsi yang mandek itu diantaranya, Dugaan korupsi Mobil sigap, Pokmas fiktif di desa Cenlecen Pakong dan Dugaan korupsi gebyar batik serta Kendaraan dinas tidak taat bayar pajak, pemecatan PNS pengangkatan pegawai honorer yang di duga melabrak aturan,

“Kami mendesak pemerintah eksekutif,inspektorat , Legislatif yudikatif dan semua yang ber kompeten di bidang nya agar ber kometmen menjalankan tugasnya dengan Baik dan penuh tanggung jawab”

Lanjut wer wer , meminta dan mengajak kepada seluruh sosial kontrol dan pers untuk ikut serta mengawal Demi terciptanya kepastian hukum demi melahirkan ke Adilan dan ke sejahteraan yang ber ke Adilan bagi seluruh masyarakat di kab Pamekasan.

Dalam aksi tersebut di temui langsung oleh kepala inspektorat tapi jawaban nya tidak sesuai dengan apa yang di harapkan peserta demonstran karena tidak by data, sehingga demonstran dalam Minggu ini ancam demo jilit ke 3 ke Mapolres Pamekasan dan kantor kejaksaan negeri pamekasan.(ahd)

Berita Terkait

KELUARGA AHLI WARIS AMAK MUNASIH MENGAKU BAHWA TANAH TEMPAT DI BANGUNNYA KOPRASI MERAH PUTIH DESA SEMOYANG TERSEBUT SURAT JUAL BELINYA TERINDIKASI PALSU
Pedagang Kelapa Di Pasar Muka Meregang Nyawa Ditusuk Rekan Sesama Pedagang, Setelah Adu Mulut
Polisi Selidiki Dugaan Bahan Peledak di Atap Rumah Warga Wonopringgo, Satu Orang Terluka
Didampingi Kepala Desa dan Mahasiswa sunan kalijaga, Bhabinkamtibmas Desa Pegagan kidul Letakan Batu Pertama TPA
Disnaker Kabupaten Cirebon Manfaatkan DBH CHT untuk Tingkatkan Kompetensi Kerja
Diskominfo Cianjur Luncurkan “WASPADA” Kepatuhan Data Sektoral Tembus 98,8% Berkat Notifikasi WhatsApp Otomatis
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:31

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:30

KELUARGA AHLI WARIS AMAK MUNASIH MENGAKU BAHWA TANAH TEMPAT DI BANGUNNYA KOPRASI MERAH PUTIH DESA SEMOYANG TERSEBUT SURAT JUAL BELINYA TERINDIKASI PALSU

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:30

Pedagang Kelapa Di Pasar Muka Meregang Nyawa Ditusuk Rekan Sesama Pedagang, Setelah Adu Mulut

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:49

Polisi Selidiki Dugaan Bahan Peledak di Atap Rumah Warga Wonopringgo, Satu Orang Terluka

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:36

Disnaker Kabupaten Cirebon Manfaatkan DBH CHT untuk Tingkatkan Kompetensi Kerja

Berita Terbaru

Daerah

Kamis, 23 Jul 2026 - 11:31