Dari Sampah Jadi Berkah, TPS 3R Ciawigajah Serap 30 Tenaga Kerja

Kamis, 4 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal news. id. KABUPATEN CIREBON — Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman meninjau Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Ciawigajah Berkah di Desa Ciawigajah, Kecamatan Beber, Rabu (3/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon Dede Sudiono dan Camat Beber Hevazi Aldahary.

Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung sistem pengelolaan sampah yang diterapkan TPS 3R Ciawigajah Berkah.

Fasilitas tersebut dinilai berhasil mengelola sampah secara optimal sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Wakil Bupati yang akrab disapa Jigus, mengapresiasi Pemerintah Desa Ciawigajah dan pengelola TPS 3R atas keberhasilan mereka mengubah persoalan sampah menjadi sumber manfaat bagi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Cirebon mengapresiasi Pemerintah Desa Ciawigajah dan pengelola TPS 3R Ciawigajah Berkah yang berhasil mengubah persoalan sampah menjadi nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Jigus.

“Ini merupakan contoh nyata pengelolaan lingkungan yang sejalan dengan peningkatan kesejahteraan warga melalui ekonomi sirkular,” ucapnya.

Menurutnya, keberhasilan TPS 3R Ciawigajah menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang didukung manajemen yang baik dan kolaborasi berbagai pihak mampu menciptakan dampak positif bagi lingkungan maupun perekonomian daerah.

“Keberhasilan TPS 3R Ciawigajah mengelola hingga 12 ton sampah per hari tanpa residu serta menyerap tenaga kerja lokal dengan upah sesuai UMR Kabupaten Cirebon layak menjadi percontohan bagi desa-desa lain,” tambahnya.

“Hal ini membuktikan bahwa dengan pengelolaan yang baik dan kolaborasi yang kuat, sampah dapat menjadi potensi pembangunan daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kuwu Desa Ciawigajah, Nunung Nurhadi, mengatakan pengelolaan sampah yang dilakukan selama ini bertujuan mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah.

“Selama ini masyarakat menganggap sampah sebagai masalah. Namun bagi kami, sampah adalah berkah, karena memiliki banyak manfaat dan mampu membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ujar Nurhadi.

Ia menjelaskan, TPS 3R Desa Ciawigajah menerapkan sistem pengelolaan zero waste tanpa meninggalkan residu.

Selain menjaga lingkungan, pengelolaan tersebut juga memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

“TPS 3R Desa Ciawigajah menerapkan sistem zero waste tanpa meninggalkan residu. Selain itu, kami mempekerjakan 30 karyawan dengan penggajian yang disesuaikan dengan UMR Kabupaten Cirebon,” tambahnya.

Dalam proses pengolahannya, sampah dipilah menggunakan mesin, sehingga menghasilkan berbagai produk yang memiliki nilai manfaat dan nilai ekonomi.

“Pengolahan sampah dilakukan menggunakan mesin pemilah yang menghasilkan pupuk organik dan bahan nonorganik bernilai ekonomi. Untuk hasil olahannya, kami telah menjalin kerja sama dengan Indocement dan PLTU Cirebon Power,” jelasnya.

Tidak hanya melayani kebutuhan pengelolaan sampah dari Desa Ciawigajah, TPS 3R tersebut juga menerima sampah dari wilayah lain dengan kapasitas pengolahan mencapai 12 ton per hari.

“Kami juga menerima sampah dari luar Desa Ciawigajah dengan kapasitas pengolahan mencapai 12 ton per hari. Sampah yang dikelola tidak hanya berasal dari Ciawigajah, tetapi juga dari wilayah lain, termasuk Kabupaten Kuningan,” pungkasnya.

Keberhasilan TPS 3R Ciawigajah menjadi contoh penerapan ekonomi sirkular di tingkat desa yang mampu mengintegrasikan pengelolaan lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sana

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru