Kloter Pertama WNI Evakuasi Sudan Diberangkatkan dari Jeddah menuju Indonesia

- Penulis

Jumat, 28 April 2023 - 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JEDDAH—Sebanyak 385 WNI yang dievakuasi akibat perang di Sudan diterbangkan ke tanah air dari Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah Jeddah Arab Saudi pada Kamis, 27 April 2023. Kloter pertama diberangkatkan pukul 15.55 Waktu Arab Saudi (19.55 WIB) menggunakan penerbangan komersial Garuda Indonesia GA991 dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat, 28 April 2023, pukul 06.45 WIB.

Pemerintah RI melalui perwakilannya di Jeddah dan Riyadh memfasilitasi kepulangan para WNI tersebut setelah sehari sebelumnya tiba di Jeddah menggunakan kapal laut yang berlayar selama 15 jam dari Port Sudan. Mereka sempat diinapkan semalam di sejumlah hotel di Jeddah untuk memulihkan kondisi tubuh mereka setelah menempuh perjalanan panjang yang melelahkan dari Khartoum.

Duta Besar (Dubes) RI Riyadh Abdul Aziz Ahmad dan Konsul Jenderal (konjen) RI Jeddah Eko Hartono beserta tim petugas KJRI Jeddah ikut melepas rombongan WNI tersebut, seraya mendoakan agar perjalanan mereka lancar dan selamat sampai di rumah masing-masing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konjen Eko Hartono menyampaikan, Pemerintah RI terus berkomitmen memberikan pelindungan kepada para WNI yang dievakuasi dari Sudan. Untuk itu, dua petugas turut mengawal mereka selama perjalanan ke tanah air, yaitu seorang staf dari KJRI Jeddah dan satu petugas dari Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri guna memastikan mereka tiba di tanah air dengan selamat.

Salah satu WNI yang dievakuasi, Agus Supriatna, mahasiswa S3 Universitas Aljazira Sudan mewakili rekan WNI lainnya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia, khususnya kepada KBRI Khartoum dan KJRI Jeddah atas bantuan yang diberikan.

“Saya sangat berterima kasih atas fasilitasi dan bantuan yang diberikan Pemerintah RI, yang memfasilitasi proses evakuasi dari Sudan hingga perjalanan menuju Indonesia”, ucapnya.

Laporan: Fauzy Chusny

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.
DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Pakar Sebut Barang–barang Pemberian China Dibuang Pejabar AS demi “Security System”
Mantan Bupati Cianjur Muncul di Video Gorol, Warganet Ramai Pertanyakan Peran Bupati Saat Ini
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:37 WIB

Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:13 WIB

DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WIB

Berita Terbaru