Viral di Medsos, Polisi Tingkatkan Patroli Antisipasi Gangster di Jalur “Gili Tengah” Wiradesa

Senin, 18 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Polda Jateng – Video viral yang memperlihatkan sekelompok pemuda diduga membawa senjata tajam dan meresahkan warga di jalur penghubung Desa Kauman, Kecamatan Wiradesa dengan Desa Werdi, Kecamatan Wonokerto, mendapat perhatian serius dari Polsek Wiradesa. Lokasi tersebut dikenal masyarakat dengan sebutan “Gili Tengah” atau Gang Walindo.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat dini hari, 15 Mei 2026 itu langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian dengan melakukan patroli gabungan, hingga koordinasi dengan pemerintah desa dan warga setempat.

Berdasarkan keterangan warga setempat, rombongan pemuda tersebut melintas sekitar pukul 02.30 wib menggunakan sepeda motor secara berboncengan tiga. Sebagian diantaranya disebut membawa senjata tajam dan sempat berhenti di pertigaan Gili Tengah sambil menantang warga yang berada di lokasi.

“Kami melihat sekitar 20 orang melintas menggunakan motor. Beberapa membawa sajam dan sempat berhenti di pertigaan Gili Tengah sebelum akhirnya bergerak ke arah selatan menuju jalur Pantura Wiradesa,” ujar Jamil, warga setempat saat dikonfirmasi pihak Kepolisian.

Menindaklanjuti keresahan masyarakat, Polsek Wiradesa segera berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Kauman. Kepala Desa Kauman, Asy’ari, menyampaikan pihaknya akan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), khususnya pada malam Jumat dan malam Minggu yang dinilai rawan gangguan kamtibmas.

Selain itu, pemerintah desa juga menyoroti kondisi Jalan Gili Tengah yang minim penerangan dan relatif sepi pada malam hari sehingga dinilai berpotensi menjadi lokasi rawan kriminalitas.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Wiradesa Iptu Maman Sugiarto, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan tinggal diam menyikapi maraknya aksi yang meresahkan masyarakat tersebut.

“Polsek Wiradesa bersama Polres Pekalongan telah meningkatkan patroli rutin dan patroli skala besar pada jam-jam rawan, khususnya pukul 23.00 hingga 03.00 wib. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor melalui Call Center 110 apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau konvoi yang meresahkan,” tegasnya.

Menurutnya, patroli gabungan dilakukan secara tertutup menggunakan pakaian preman dan dibagi di sejumlah titik pemantauan strategis, di antaranya kawasan SPBU Bondansari dan Simpang Empat Gumawang.

Dari hasil patroli hingga pukul 04.00 wib, petugas tidak menemukan adanya pergerakan kelompok gangster di wilayah Pantura Wiradesa maupun Siwalan. Meski demikian, aparat tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat sebelumnya telah terjadi beberapa kejadian serupa yang sempat viral di media sosial.

Polisi juga tengah mendalami informasi terkait dugaan adanya kelompok bernama “GEN.ULUJAMIANALL-TEAM” yang disebut berasal dari wilayah Ulujami, Kabupaten Pemalang. Kelompok tersebut diduga berupaya mencari lawan maupun korban secara acak di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Meski belum ditemukan korban dalam kejadian terbaru di Gili Tengah, masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada. Warga juga diminta tidak mudah terpancing provokasi maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya di media sosial.

Hingga saat ini, situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Wiradesa dilaporkan masih aman dan kondusif dengan dukungan aktif masyarakat bersama aparat kepolisian menjaga keamanan lingkungan. (ozy)

Editor : Humas Polres Pekalongan

Berita Terkait

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Berita Terbaru