MRP Papua Pokja Perempuan Naomi Romi Sumel Jaring Aspirasi Masyarakat di Kabupaten Keerom

- Penulis

Sabtu, 4 Mei 2024 - 05:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News.id // Perwakilan MRP Papua dari Pokja Perempuan, Naomi Romi Sumel, S.H melakukan tatap muka bersama masyarakat di Kabupaten Keerom, Jumat (3/5/23). Kegiatan berlangsung di Kampung Workwana, Distrik Arso.

Naomi Sumel yang merupakan anak asli Keerom asal Distrik Web yang duduk di bangku MRP Provinsi Papua periode 2024-2029 kembali pulang ke Keerom untuk menjaring aspirasi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir pada kegiatan itu, Kepala Kesbangpol Keerom, Elci Meho, Kepala Kampung Workwana, Agustinus Fatagur, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, TNI/Polri dan lainnya.

“Hari ini kita MRP Papua hadir ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Keerom untuk mendengarkan langsung usul saran, masalah dan masukan dari perempuan asli Keerom,” katanya.

Kata Naomi, penjaringan aspirasi oleh ketiga Pokja MRP dilakukan di seluruh wilayah Tabi-Saireri Provinsi Papua.

“Nantinya seluruh aspirasi ini akan kami bahas dalam sidang dan selanjutnya akan ditindak lanjuti ke Pemerintah Provinsi Papua dan DPRD. Adapun kegiatan jaring Aspirasi MRP ini dilakukan sebanyak 3 kali dalam setahun ditiap-tiap Kabupaten,” terangnya.

Dirinyapun tidak lupa menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Keerom yang telah mendukung kegiatan ini dan berpesan Perempuan Asli Keerom untuk terus bersatu serta saling mendukung untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Keerom.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Keerom, Elci Meho menerangkan bahwa kehadiranya mewakili Bupati Keerom dalam rangka menjelaskan terkait kursi pengangkatan DPRK Keerom.

“Saat ini tahapannya sudah mulai berjalan diantaranya pembentukan Panpil dan sekretariat, adapun syarat untuk menjadi DPRK tanpa batas usia minimal berusia 25 tahun dengan pendidikan paling rendah SMA,” pungkasnya.

(@mrizul)

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru