Luar Biasa!!! Bupati Keerom Piter Gusbager Terima Penghargaan Tingkat Nasional Bidang Kesehatan

- Penulis

Kamis, 31 Agustus 2023 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News.id – Menteri Kesehatan RI Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU dan Dirjen Kesmas Kemkes RI dr. Maria Endang Suwimi, MPH memberikan penghargaan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer kepada Pemerintah Kabupaten Keerom yang diterima langsung oleh Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP, Kamis (31/8/23), bertempat di Jiexpo Kemayoran Jakarta.

Penghargaan tingkat nasional terus menghampiri
Bupati Keerom Piter Gusbager sejak dua tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Wahfir Kosasih dan jajaran yang terus berkomitmen mewujudkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan bagi masyarakat negeri Tapal Batas Kabupaten Keerom.

Penghargaan tersebut diberikan bersamaan dengan Launching Nasional Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer dan Penguatan Perencanaan Pembangunan Kesehatan.
Selain Bupati Gusbager, penghargaan ini juga diberikan kepada Bupati Garut, Bupati Timor Tengah Selatan, Bupati Ongan Ilir, Bupati Banjar, Bupati Sumba Barat, Bupati Maros, Walikota Surabaya dan Walikota Tual.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan menerapkan integrasi layanan primer kesehatan berfokus pada tiga hal. Pertama, penerapan siklus hidup sebagai fokus integrasi pelayanan kesehatan. Dimana siklus hidup menjadi fokus utama supaya Kemenkes dapat memenuhi layanan primer dari tiap-tiap siklus, dimulai dari bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia berdasarkan standar yang terdapat pada masing-masing siklus hidup.

Fokus dari integrasi layanan primer adalah dengan mendekatkan layanan kesehatan melalui jejaring hingga tingkat desa dan dusun. Jejaring tersebut, kata Menkes, termasuk memperkuat promosi dan pencegahan yaitu skrining penyakit agar masyarakat dapat dideteksi terlebih dahulu sebelum sakit. Upaya tersebut, sambungnya, diwujudkan melalui penguatan puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), posyandu, serta penguatan jejaring kesehatan sekolah dan kerja.

Ketiga, memperkuat pemantauan wilayah melalui digitalisasi dan pemantauan dashboard situasi kesehatan per desa. Hal ini bertujuan untuk menyamakan kebijakan integrasi pelayanan primer yang berfokus pada pemenuhan layanan kesehatan sesuai siklus hidup (people centred) dalam mendukung agenda transformasi sistem kesehatan.
Integrasi pelayanan kesehatan primer ini merupakan bagian dari kegiatan transformasi pelayanan kesehatan primer yang merupakan pilar pertama dari transformasi sistem kesehatan.
Peluncuran program ini ditandai dengan penyerahan Keputusan Menteri Kesehatan tentang Integrasi Layanan Kesehatan Primer kepada perwakilan pemerintah daerah (pemda), serta penandatanganan nota kesepahaman antara Kemenkes dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) sebagai komitmen terhadap pelayanan kesehatan primer untuk masyarakat.

Pada kesempatannya, Bupati Gusbager mengatakan bahwa Kabupaten Keerom memiliki 3 Puskesmas yang masuk dalam lokus pelayanan kesehatan primer sehingga mendapatkan apresiasi dari Kementerian Kesehatan, ketiga puskesms tersebut adalah Puskesmas Arso 2, Puskesmas Arso 5 dan Puskesmas Arso 9.

โ€œDalam arahan Menteri Kesehatan jelas bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten, Pemerintah Kampung harus bersama fokus kepada pelayanan kesehatan primer mulai dari posyandu, puskesmas pembantu dan puskesmas. Konsep kesehatan adalah orang tidak boleh sakit, bukan orang sakit disembuhkan. Ini menjadi perhatian kita semua,โ€

Olehnya itu, dirinya menegaskan bahwa penghargaan ini dapat menjadi evaluasi sekaligus tantangan dan peluang untuk bisa melakukan revitalisasi puskesmas-puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Keerom.

“Beberapa upaya telah dilakukan pemerintah guna meningkatkan kesehatan, seperti melakukan revitalisasi struktur, yaitu penataan tata kelola baik leadership dan manajemen. Dengan semangat orang tidak sakit, atau orang hidup sehat serta memperhatikan pendekatan pelayanan melalui siklus hidup, bagaimana pelayanan bayi, balita, remaja, u

Berita Terkait

DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
Wabup Jigus Ajak Kuwu Teladani Semangat Mbah Kuwu Cirebon
Bupati Imron Buka TMMD ke- 129,Dorong Percepatan Pembangunan Desa
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
Kecewa Sikap Pasif Disdikbud, Gerhana Indonesia Laporkan 10 SDN di Tegal ke Kejaksaan, Diduga Rugikan Negara Rp1,06 Miliar
Pemkab dan Pemkot Bogor Matangkan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS).
Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan โ€“ Kusnandar Ali”
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan ๐Ÿ˜Š

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12 WIB

DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

Wabup Jigus Ajak Kuwu Teladani Semangat Mbah Kuwu Cirebon

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:33 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:42 WIB

Kecewa Sikap Pasif Disdikbud, Gerhana Indonesia Laporkan 10 SDN di Tegal ke Kejaksaan, Diduga Rugikan Negara Rp1,06 Miliar

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:52 WIB

Pemkab dan Pemkot Bogor Matangkan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS).

Berita Terbaru

Sorot

Program Copot Cukai, Rokok Tanpa Pita Dijual Di Cianjur

Kamis, 16 Jul 2026 - 12:42 WIB

Daerah

Wabup Jigus Ajak Kuwu Teladani Semangat Mbah Kuwu Cirebon

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB