Kunjungi Petani Di Lahan Food Estate, Bupati Gusbager : Dengan Dukungan Pemerintah, Tidak Ada Alasan Bagi Petani Untuk Tidak Mengolah Lahannya.

- Penulis

Selasa, 22 Agustus 2023 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News.id // Sejumlah langkah dan kebijakan terus dilakukan guna menyukseskan program Food Estate di Kabupaten Keerom. Hal itu terlihat sebagaimana dilakukan oleh Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP, saat dirinya mengunjungi para petani jagung di Kampung Wambes, Selasa (22/8/23).

Dalam kunjungan tersebut, tampak Bupati Gusbager saat tiba di lokasi Food Estate langsung meninjau lahan jagung di Zona 1, Zona 2 dan Zona 3. Pada kesempatan itu, Bupati turut bercengkrama dan berdiskusi bersama petani sembari memberikan motivasi agar petani terus bersemangat bekerja mengembangkan pertanian jagung untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran saya bersama petani di Kampung Wambes dalam rangka memberikan motivasi kepada para petani mempersiapan lahan untuk penanaman jagung,” terangnya.

Selain memberikan motivasi, Bupati Gusbager juga memberikan uang tali asih bagi pemilik lahan di Kampung Wambes.

“Sebagai tanda apresiasi dan dukungan Pemerintah Daerah, saya memberikan bantuan 1 unit motor bagi penyuluh pertanian, alat semprot hama dan uang masing-masing Rp. 100 juta kepada pemilik hak ulayat serta Rp.100 juta kepada 49 kepala keluarga petani” jelasnya.

Lebih lanjut Bupati Gusbager berharap para petani untuk serius mengolah lahan untuk peningkatan ekonomi keluarga

“Harapan seluruh petani komitmen mengolah lahannya, karena uang bagi orang Keerom ada di tanah. Kalau mereka serius pasti ada uangnya. Dengan dukungan bibit, obat-obatan, alsintan dan para penyuluh pertanian yang disiapkan pemerintah, maka tidak ada alasan lagi untuk tidak membuka lahan pertaniannya,” tegasnya.

 

Bagi masyarakat yang tidak serius bekerja mengelola lahannya, Pemerintah akan mengambil alih untuk mengolah lahan dengan 10 persen hasil panennya akan diberikan kepada petani pemilik,” pungkasnya.

(@mrizul)

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru