Jelang Pilkades 2027, Kades Jeruklegi Kulon Genjot Normalisasi Sungai Ciurang: Murni Kerja atau Strategi Politik?

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

​CILACAP //Journal News – Meski gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak baru akan dilaksanakan pada tahun 2027, suhu politik di Desa Jeruklegi Kulon, Kecamatan Jeruklegi, mulai terasa hangat. Pembangunan infrastruktur kini menjadi sorotan utama warga dan media.
​Salah satu yang menarik perhatian adalah proyek Normalisasi Sungai Ciurang di Dusun Lengkong , yang berbatasan langsung dengan Desa Brebeg. Proyek ini disebut-sebut sebagai langkah strategis

Pemerintah Desa untuk mengatasi masalah banjir tahunan yang kerap menghantui warga saat musim hujan tiba.
​Bukan Sekadar Proyek, Tapi Kebutuhan Mendesak
​Kepala Desa Jeruklegi Kulon, Ritam Sugiarto, menegaskan bahwa normalisasi sungai ini adalah prioritas utama demi kepentingan masyarakat luas. Selama ini, luapan air dari hulu seringkali tidak tertampung hingga merendam pemukiman warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


​”Ini kebutuhan mendesak. Melalui normalisasi ini, kami berharap dampak banjir di wilayah Jeruklegi Kulon bisa teratasi sepenuhnya,” ujar Ritam saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/4/2026).

*​Menepis Isu “Curi Start” Pilkades*

​Mengingat statusnya sebagai petahana yang dipastikan akan kembali berlaga di Pilkades 2027, muncul spekulasi di tengah masyarakat: Apakah pembangunan besar-besaran ini merupakan strategi mencuri start kampanye?
​Menanggapi hal tersebut, Ritam yang dikenal berpengalaman sejak menjabat melalui jalur PAW (Pergantian Antar Waktu) periode 2021-2027, menjawab dengan santai namun tegas.

​”Soal sudut pandang orang yang menilai itu ‘curi start’, ya monggo-monggo saja. Itu hak masyarakat berpendapat. Namun pada dasarnya, kami bekerja sesuai Tupoksi dan regulasi yang ada,” ungkapnya.

*​Pemerataan Pembangunan Jadi Senjata Utama*

​Selain normalisasi sungai, Ritam membeberkan bahwa agenda pembangunan di Desa Jeruklegi Kulon tidak akan berhenti di situ. Beberapa proyek strategis yang bersumber dari APBD Provinsi maupun Kabupaten sudah masuk dalam daftar tunggu.

​Strategi pemerataan pembangunan ini diyakini menjadi modal kuat bagi sang petahana untuk kembali meraih simpati dan kepercayaan warga pada kontestasi politik mendatang. Bagi Ritam, bukti nyata di lapangan jauh lebih efektif daripada sekadar janji-janji manis di atas panggung kampanye.
​(SW/Journal News)

Berita Terkait

Camat Mande Raih Piagam dari Menteri Hukum RI di Puncak HJC ke-349
Pemkab dan Pemkot Bogor Matangkan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS).
Kapolres Cirebon Kota dan Dan Lanal Perkuat Soliditas TNI-Polri di Cirebon
Dari Libya ke Pendopo Cianjur: Bupati Sambut Langsung Kepulangan Ai Juariah
Hadapi Puncak Kemarau, Polda Jateng Gencarkan Edukasi dan Mitigasi Karhutla
Lahan Koparasi Merah Putih Di ambil sama Ahli Waris sambil Bertahan hidup di Gubuk, beratapkan terpal
Kapolres Cirebon Kota Berikan Penghargaan kepada 51 Personel Berprestasi, Dua Anggota Raih Hadiah Umrah
Kebun Tebu di Kajen Terbakar Diduga Akibat Api Pembakaran Sampah, Tiga Lahan Warga Terdampak
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:34 WIB

Camat Mande Raih Piagam dari Menteri Hukum RI di Puncak HJC ke-349

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:52 WIB

Pemkab dan Pemkot Bogor Matangkan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS).

Senin, 13 Juli 2026 - 20:17 WIB

Kapolres Cirebon Kota dan Dan Lanal Perkuat Soliditas TNI-Polri di Cirebon

Senin, 13 Juli 2026 - 17:12 WIB

Dari Libya ke Pendopo Cianjur: Bupati Sambut Langsung Kepulangan Ai Juariah

Senin, 13 Juli 2026 - 12:39 WIB

Hadapi Puncak Kemarau, Polda Jateng Gencarkan Edukasi dan Mitigasi Karhutla

Berita Terbaru