Jalan SP 2 Palambaja Desa Sukorejo Seperti,Kubangan Kerbau” Warga “Mana Yang Lebih Penting Dgn Patung Si Pahit Lidah

- Penulis

Selasa, 5 Maret 2024 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journalnews.id // Sumsel————-Lahat
Warga Masyarakat Kabupaten Lahat Mengeluhkan jalan rusak di jalur penghubung Desa ke Kota terlihat dalam gambar di lokasi. Jalan Tanah Berlumpur, dan Becek.

Salah satunya adalah jalan Trans SP 2 Palambaja Desa Sukoharjo Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan. Kondisinya jalan rusak parah berlubang digenangi air dan berlumpur,” Seperti Kubangan Kerbau.

“Jalan lintas Palambaja diantaranya” Jalur arah jalan masuk dari Bengkurat Kelurahan Sari Bunga Mas Kecamatan Kota Lahat tempatnya jalan menuju Desa Suka Makmur Kecamatan Kikim Timur”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang Jelas Kondisi Jalan nya masih Tanah Liat kalau turun hujan lubang itu banyak tergenang Air, Becek dan Berlumpur. Sehingga kendaraan Roda Dua dan Roda Empat bahkan Roda Enam pun seperti Truk kesulitan lewat melihat kondisi jalan saat ini.
Di mana Perhatian Pemerintah Kabupaten Lahat.

“Selain itu juga,” Jalan dari desa suka Makmur menuju Desa Purwareja Kecamatan Kikim Timur, Jalan nya juga masih tanah dan berlumpur,” Ujar Eli Kurniawan, salah satu warga Masyarakat SP-2 Palembaja kepada Awak Media Minggu-3 Maret 2024

” Disampaikannya,” Warga Masyarakat Lahat Asli ini bukan setingan, Asli ini suara Hati kami Rakyat, Apakah ini perlu dilanjutkan..?? Apakah ini yang lebih perlu dibandingkan pembangunan Pantung Si Pahit Lidah yang menelan Anggaran Daerah hingga Miliaran rupiah.”

“Sedangkan jalan yang ada di Daerah Wilayah Kabupaten Lahat masih banyak jalan tanah, yang perlu diperhatikan dan dibangun untuk kepentingan masyarakat.

“Apakah ini bukan Derita Rakyat Apakah ini yang disebut kemajuan. “Bahkan Gedung Sarana Olahraga dibangun, dibuat di setiap Cabor demi untuk mengutamakan Popularitas Pencitraan. Tetapi tidak memikirkan Derita Rakyat karena kami warga masyarakat Kabupaten Lahat masih merasakan jalan tanah dan Berlumpur,” Ungkapan warga setempat.

“Melihat kondisi Kabupaten Lahat saat ini Sebagai Putra Daerah Lahat,” Daerah Kaya Penghasilannya banyak tetapi jalannya tidak bangun.
Kami berharap kedepan perlu pemimpin yang Cerdas dan biar bisa bangun Lahat karena PAD nya banyak. Uang banyak pembangunan nya belum maksimal Infrastruktur jalan masih banyak terdapat jalan yang masih tanah, berlumpur belum tersentuh aspal. Dari 17 Kabupaten kota, Lahat Nomor 2 Kabupaten termiskin, lalu kemana hasil PAD,” Ungkapnya.

Wartawan: Media Group

Berita Terkait

Bupati Bogor Tinjau Raiser Ikan Hias BRIN Dalam Rangka Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
Wabup Jigus Ajak Kuwu Teladani Semangat Mbah Kuwu Cirebon
Bupati Imron Buka TMMD ke- 129,Dorong Percepatan Pembangunan Desa
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
Kecewa Sikap Pasif Disdikbud, Gerhana Indonesia Laporkan 10 SDN di Tegal ke Kejaksaan, Diduga Rugikan Negara Rp1,06 Miliar
Pemkab dan Pemkot Bogor Matangkan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS).
Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:31 WIB

Bupati Bogor Tinjau Raiser Ikan Hias BRIN Dalam Rangka Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan.

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12 WIB

DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:57 WIB

Bupati Imron Buka TMMD ke- 129,Dorong Percepatan Pembangunan Desa

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:33 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:42 WIB

Kecewa Sikap Pasif Disdikbud, Gerhana Indonesia Laporkan 10 SDN di Tegal ke Kejaksaan, Diduga Rugikan Negara Rp1,06 Miliar

Berita Terbaru

Sorot

Program Copot Cukai, Rokok Tanpa Pita Dijual Di Cianjur

Kamis, 16 Jul 2026 - 12:42 WIB