FKKC Gelar Silahturahmi dan Konsolidasi bersama Kuwu Se Kabupaten Cirebon

- Penulis

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal news. id. Kabupaten Cirebon//Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC) Menggelar silahturahmi dan konsolidasi Kuwu Se Kabupaten Cirebon. Acara tersebut bertempat di kantor FKKC Jln. Ki Bagus Rangin, Desa Watubela, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, ( 17/3)

Acara tersebut, dalam rangka untuk menyoroti terkait, lambatnya pencairan dana desa dan ADD yang sampai saat ini, belum juga ada tanda-tanda kapan dana desa bisa cair.

Para Kuwu se Kabupaten Cirebon berkumpul untuk membahas hal-hal yang berkenaan dengan anggaran desa yang saat ini masih abu-abu artinya belum jelas kapan anggaran desa tersebut, bisa keluar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua FKKC Kabupaten Cirebon yang juga Kuwu Desa Keraton, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon’Muali’mengatakan bahwa ada beberapa aspirasi dari temen-temen Kuwu, tentang momen bulan suci ramadhan yang biasanya sebelum lebaran bisa mencairkan, namun di tahun sekarang banyak temen-temen Kuwu yang tidak bisa mencairkan. Tidak hanya Dana Desa(DD) dan ADD Siltap pun masih belum juga keluar.

” Ada sebagaian desa yang sudah bisa mencairkan, dan ada juga uang sudah masuk ke rekening desa tetapi tidak bisa terambil karena bank sudah tidak melayani lagi pencairan DD maupun ADD, karena waktunya sudah cuti bersama. Ini yang membuat para Kuwu meradang dan pusing, ” Ujar Muali.

Ia, mengungkapkan rasa prihatin terhadap para Kuwu-kuwu se Kabupaten Cirebon, terkait lambatnya anggaran dana desa maupun anggaran yang lainya.

” Ada langkah-langkah dari FKKC Kabupaten Cirebon untuk menanyakan serta memberikan dorongan pada pemkab Cirebon dan dinas DPMD, agar segera merampungkan pencairan DD dalam dekat, ” tegasnya.

Muali, juga menyampaikan bahwa dengan belum cairnya dana desa, berdampak pada insentif semua lembaga desa yang saat ini belum terbayar.

” Pemangkuh kebijakan di kabupaten Cirebon harus tanggap jangan diam tetapi harus bisa menyelesaikan persoalan-persoalan dengan kedesaan, “tegasnya.

Kami berharap pada pemkab Cirebon harus gerak cepat dalam mengatasi persoalan terkait dana desa, ADD dan Siltap para perangkat desa yang setiap hari melayani masyarakat, namun demikian Siltap yang seyogyanya menjadi hak mereka masih juga belum diterima dari bulan January sampai maret.

Sana

Berita Terkait

Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berawal dari Kecurigaan di Polsek Wiradesa, Dua Pengedar Sabu dan Alprazolam Ditangkap
SPPG Bobojong 02 Gas Optimasi IPAL, Pastikan Air Diolah Dengan Baik
Sekda Cup 2026 Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Voli Kabupaten Cirebon
Pengamanan VIP Wisuda UNU Cirebon Berjalan Maksimal, Kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan Jadi Perhatian Utama
KPK Kembali Gelar OTT 10, Orang di Amankan Salah satunya Bupati Muara Enim :Edison
Ketua Dekopinda Kabupaten Cirebon Sampaikan Apresiasi dan Dukungan Terhadap RAT KSP Mitra Niaga Mandiri Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:42 WIB

Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:51 WIB

SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:59 WIB

Berawal dari Kecurigaan di Polsek Wiradesa, Dua Pengedar Sabu dan Alprazolam Ditangkap

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:13 WIB

SPPG Bobojong 02 Gas Optimasi IPAL, Pastikan Air Diolah Dengan Baik

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:14 WIB

Sekda Cup 2026 Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Voli Kabupaten Cirebon

Berita Terbaru