Bupati Keerom bersama Danrem 172/PWY Panen Raya Jagung Di Kawasan Food Estate Papua

- Penulis

Rabu, 27 Maret 2024 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News.id// Dalam rangka program ketahanan pangan TA.2024 Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP bersama Danrem 172/PWY Brigjen TNI Dedi Hardono S.IP melakukan Panen Raya Jagung di lahan seluas 3 hektar Kawasan Food Estate Papua Kampung Wambes, Distrik Mannem, Rabu (27/3/24).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kolonel Inf Bobbie Triyanto, S.I.P (Kasrem 172/PWY), Kolonel Inf Henry Widodo (Dandim 1701/Jayapura),
AKBP Cristian Aer, SH., S.IK (Kapolres Keerom), Letkol Inf Suwito (Pabung Kodim 1701/Jayapura Wilayah Keerom), Mayor Inf Sardiyana (Danramil 1701-04/Arso), David Kalo (Plt Kadis Pertanian Keerom), Tokoh agama, Tokoh masyarakat dan Gabungan Kelompok Tani.

Dalam sambutannya, Bupati Keerom menyampaikan apresiasinya kepada aparat TNI/Polri yang telah mendukung dan membantu kelompok tani yang ada dikampung Wambes.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tentunya banyak sekali kekurangan yang harus sama-sama kita bantu, diharapkan komoditas jagung di area food estate ini dapat memberikan kontribusi utama ketersediaan pangan di wilayah ini,” katanya.

Bupati Gusbager menerangkan bahwa pihaknya terus berupaya mengembangkan Food Estate kedepannya termasuk peningkatan kualitas para petani jagung.

“Kabupaten Keerom sudah masuk dalam Renstra Food Estate Nasional Tahun 2024 yang telah disetujui dan ditetapkan di Bappenas, setelah 500 hektare ini kedepan kita akan buka kembali lahan seluas 2500 hektare lagi. Ini semua kita lakukan dalam rangka membangun pondasi awal untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Danrem 172/PWY Brigjen TNI Dedi Hardono S.IP pada awak media mengutarakan bahwa panen jagung hari ini bukan hanya sekedar upaya untuk memanen hasil pertanian, tetapi juga sebuah peristiwa yang melambangkan kerja keras, ketekunan, dan kolaborasi dalam membangun ketahanan pangan di wilayah kita.

”Jagung sebagai salah satu komoditas pangan utama di indonesia memiliki peranan yang sangat penting dalam memenuhi kebutuhan pangan dan pakan ternak, serta mendukung ketahanan pangan nasional,” jelasnya.

Dikatakan, TNI AD saat ini juga tengah gencar-gencarnya untuk mengoptimalkan upaya ketahanan pangan disetiap wilayah di indonesia dengan memanfaatkan berbagai potensi yang ada.

“Sektor ketahanan pangan masih merupakan salah satu prioritas pembinaan teritorial kami, mengingat cukup besarnya peluang dan potensi yang masih dapat dikembangkan dan didayagunakan untuk peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat dan sekaligus pengembangan perekonomian daerah,” terangnya.

Sambungnya, salah satunya program ketahanan pangan yang dijalankan oleh kodim 1701/jayapura seperti cabai rawit dan ikan mujair di koya timur dan pendampingan kepada para petani jagung di kampung wambes ini merupakan bentuk konkret dari komitmen TNI untuk memperkuat kedaulatan pangan di wilayah ini.

Namun, perjalanan kita belum berakhir di sini. panen jagung hari ini seharusnya menjadi momentum untuk melangkah lebih jauh, untuk terus berinovasi, dan meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian kita. mari kita bersama-sama menjaga semangat ini terus berkobar, serta berkomitmen untuk terus bekerja keras demi mencapai kemandirian pangan yang kita impikan,” pungkasnya. (@mri)

Berita Terkait

DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
Wabup Jigus Ajak Kuwu Teladani Semangat Mbah Kuwu Cirebon
Bupati Imron Buka TMMD ke- 129,Dorong Percepatan Pembangunan Desa
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
Kecewa Sikap Pasif Disdikbud, Gerhana Indonesia Laporkan 10 SDN di Tegal ke Kejaksaan, Diduga Rugikan Negara Rp1,06 Miliar
Pemkab dan Pemkot Bogor Matangkan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS).
Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12 WIB

DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

Wabup Jigus Ajak Kuwu Teladani Semangat Mbah Kuwu Cirebon

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:33 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:42 WIB

Kecewa Sikap Pasif Disdikbud, Gerhana Indonesia Laporkan 10 SDN di Tegal ke Kejaksaan, Diduga Rugikan Negara Rp1,06 Miliar

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:52 WIB

Pemkab dan Pemkot Bogor Matangkan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS).

Berita Terbaru

Sorot

Program Copot Cukai, Rokok Tanpa Pita Dijual Di Cianjur

Kamis, 16 Jul 2026 - 12:42 WIB

Daerah

Wabup Jigus Ajak Kuwu Teladani Semangat Mbah Kuwu Cirebon

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB