Bupati Imron Paparkan Empat Faktor Penentu Ketentraman Masyarakat

Sabtu, 6 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news. id. KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron menegaskan pentingnya empat faktor penopang ketenteraman masyarakat, yakni ilmu ulama, kekuatan doa fakir miskin, keteguhan iman, dan keadilan pemimpin.

Hal itu, ia sampaikan saat memberikan tausiah dalam Tabligh Akbar memperkokoh ukhuwah islamiyah di Masjid Agung Sumber, Rabu (3/12/2025).

Imron mengatakan, keempat faktor tersebut menjadi fondasi sosial dan spiritual yang mampu menjaga suatu daerah tetap kondusif meskipun menghadapi berbagai dinamika kehidupan.

“Ilmu para alim ulama yang mengarahkan manusia kepada kebaikan adalah pilar pertama. Itu yang menjaga masyarakat tetap berada di jalan yang lurus,” katanya.

Menurut Imron, keberkahan juga lahir dari doa para fakir miskin, yang menjadi kekuatan spiritual besar meskipun sering dianggap kecil oleh sebagian orang.

Faktor ketiga adalah keteguhan iman umat Islam dalam menjalani kehidupan. Ia menyebut iman sebagai kontrol utama dalam mengambil keputusan, termasuk ketika menghadapi kesulitan maupun godaan.

“Jika iman kuat, maka cara kita menyikapi masalah pun menjadi lebih bijak,” katanya.

Adapun faktor keempat adalah keadilan pemimpin. Imron menegaskan bahwa seorang pemimpin harus memastikan kebijakan yang diterapkan membawa rasa aman, bukan kecemasan.

Dalam kesempatan itu, Imron juga mengingatkan bahwa permasalahan hidup tidak pernah berhenti, sehingga masyarakat harus terus menjaga hati agar tidak dikuasai ego dan sifat-sifat yang merusak diri.

“Kita harus meminimalisasi ego. Kalau tidak, masalah kecil akan terasa besar dan membuat kita gelisah,” katanya.

Ia mendorong masyarakat untuk benar-benar menerapkan ilmu yang didapat dari pengajian dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, manfaat pengajian tidak akan terasa jika hanya didengar tanpa diamalkan.

“Pengajian harus mengubah pola pikir kita. Jangan hanya hadir, tapi kesehariannya tidak berubah,” ujarnya.

Imron menyinggung bahwa baik masyarakat kaya maupun miskin sama-sama mengalami ujian hidup. Karena itu, ia meminta warga tidak saling merendahkan dan tidak saling berebut hak, termasuk terkait bantuan sosial.

“Orang kaya diuji, orang miskin pun diuji. Yang penting bagaimana kita menjaganya dengan hati yang bersih,” katanya.

Ia mengajak masyarakat untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT, karena bimbingan illahi merupakan kekuatan utama dalam menjaga ketenangan dan kualitas hidup.

“Mari kita dekatkan diri kepada Allah, minta arahan dan bimbingan agar hidup kita lebih baik,” pungkasnya.

Sana

Berita Terkait

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.
Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas
PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:39

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:22

Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Senin, 20 Juli 2026 - 13:52

Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Berita Terbaru