Banjir Rendam Delapan Kecamatan di Kabupaten Cirebon, Wabup Jigus Turun Malam Hari Telusuri Penyebab

Kamis, 25 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

KABUPATEN CIREBON — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon pada Selasa (23/12/2025) menyebabkan banjir di sejumlah titik.

Luapan beberapa sungai yang tidak mampu menampung debit air merendam permukiman warga di delapan kecamatan dan berdampak pada belasan desa serta kelurahan.

Merespons kondisi tersebut, Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, turun langsung ke lapangan pada malam hari untuk melakukan monitoring sekaligus menelusuri penyebab terjadinya banjir.

Peninjauan dilakukan di sejumlah aliran sungai yang meluap dan memicu kerusakan pada bangunan serta fasilitas milik warga.

Dalam hasil peninjauan awal, pria yang akrab disapa Jigus ini menemukan adanya penyempitan badan sungai yang disebabkan oleh sedimentasi serta perubahan alur sungai.

Kondisi tersebut diduga kuat menjadi salah satu faktor utama terjadinya limpasan air saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

“Malam ini saya turun langsung untuk mencari sumber penyebab banjir, supaya bisa segera ditangani dan ke depan, banjir dapat diantisipasi,” paparnya.

Untuk mempercepat penanganan, Jigus langsung berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Koordinasi tersebut dilakukan bersamaan dengan peninjauan langsung di sejumlah titik sungai yang dinilai rawan meluap saat curah hujan tinggi.

“Saya langsung berkoordinasi dengan BBWS dan melakukan monitoring di beberapa sungai yang berpotensi menjadi penyebab banjir,” ujarnya.

Berdasarkan hasil sementara, terdapat empat titik sungai di Kecamatan Sumber yang diindikasikan menjadi pemicu utama banjir.

Jigus menegaskan, pemerintah daerah akan mengambil langkah cepat dan terukur agar kejadian serupa tidak terulang, mengingat banjir di wilayah tersebut baru pertama kali terjadi.

“Kami akan melakukan langkah secepatnya, karena ini merupakan kejadian pertama banjir di Kecamatan Sumber,” ungkapnya.

Selain Kecamatan Sumber, banjir juga melanda tujuh kecamatan lainnya, yakni Talun, Plumbon, Tengahtani, Weru, Gunungjati, Kedawung, dan Mundu.

Secara keseluruhan, tercatat 17 desa dan kelurahan terdampak akibat hujan deras dan luapan sungai.

Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon masih melakukan asesmen di lapangan untuk mendata dampak kerusakan serta kebutuhan warga terdampak.

Dinas Sosial Kabupaten Cirebon juga telah diterjunkan guna memberikan bantuan darurat, khususnya pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak banjir.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan melaporkan kondisi darurat kepada pihak berwenang guna mempercepat penanganan di lapangan,” pungkasnya.

Sana

Berita Terkait

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.
Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas
PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:39

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:22

Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Senin, 20 Juli 2026 - 13:52

Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Berita Terbaru