Prof Sutan Nasomal Minta Presiden Jenderal Prabowo Subianto Libatkan Pakar Gizi Mutu Makanan Hindari KLB Keracunan MBG Bogor atau Wilayah lainnya Agar Tidak Jatuh Korban

Selasa, 13 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bogor, Prof DR KH Sutan Nasomal sangat prihatin karena sangat sering terjadi dalam masakan MBG untuk siswa pelajar ditemui kasus keracunan

Korban lemah muntah dan pusing pada kasus keracunan makanan sehingga diperlukan tindakan perawatan dan pemantauan serius agar nyawa anak anak tidak terancam. Hal ini disampaikan ke media.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan, ditemukan dua menu yang menjadi biang kerok keracunan di Kota Bogor.

Berdasarkan hasil uji laboratorium, dua menu tersebut mengandung bakteri Coli dan Salmonela.

Tidak saja di Bogor hal ini terjadi. Tasikmalaya juga terjadi. Di Banten atau Bengkulu juga. Di banyak tempat juga terjadi.

Tidak ada pengawasan dari Pakar GIZI pada mutu makanan atau pengawasan dalam memasak maka terjadi hal yang tidak di duga dengan keracunan para siswa. Maka di minta harus ada pengawasan dan penanggung jawab setiap MBG untuk siswa setiap hari.

Maka anak anak dan pihak orang tua siswa kehilangan rasa percaya diri atas program MBG bila berdampak merugikan siswa dan pihak keluarga siswa.

Banyak pihak orang tua menyampaikan pendapatnya agar PROGRAM MBG dihentikan saja. Alihkan pada program kesehatan siswa sekolah dengan di berikannya bantuan sembako.

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH, pemerhati MBG untuk siswa menilai lemahnya pengawasan dalam memasak MBG akan selalu menjadi musibah besar dengan dampaknya keracunan para siswa setelah memakan hidangan MBG.

Kepada Jendral Haji Prabowo Subiyanto Presiden RI mohon di pertimbangkan atau hentikan program MBG dan ganti saja pada Program Sembako. Tidak ada pihak yang bertanggung jawab bila keracunan pada siswa terjadi sampai KLB. Walikota dan Bupati semua tidak mampu menjamin makanan untuk para siswa aman di konsumsi.

Maka para orang tua siswa memberikan pesan pada anak anaknya. Jangan di makan ramsum makanan MBG karena sudah banyak yang jadi korban dan tidak ada yang bertanggung jawab.

Kini keresahan para orang tua terjadi di semua sekolah di INDONESIA dengan pemikiran yang negatif. Para orang tua meminta agar dihentikan program MBG.

Narasumber Prof DR KH Sutan Nasomal SH.MH

Berita Terkait

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.
Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas
PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:39

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:22

Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Senin, 20 Juli 2026 - 13:52

Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Berita Terbaru

Daerah

Kamis, 23 Jul 2026 - 11:31