Lokakarya Gekbrong Soroti Aksi Nyata Mahasiswa KKN Unsurya

Jumat, 14 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GEKBRONG, 13 Agustus 2026 — Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Suryakancana di Kecamatan Gekbrong tidak sekadar menjadi ajang pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Beragam program yang dijalankan di lima desa mulai menunjukkan aksi nyata dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Hal tersebut tergambar dalam Lokakarya Kecamatan Gekbrong yang digelar pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi ruang evaluasi, refleksi sekaligus apresiasi terhadap seluruh rangkaian program KKN Universitas Suryakancana yang dilaksanakan di Desa Sukaratu, Desa Cikancana, Desa Cikahuripan, Desa Gekbrong, dan Desa Cintaasih.

Lokakarya tersebut dihadiri Camat Gekbrong beserta jajaran, para kepala desa dan perangkat desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Universitas Suryakancana, serta seluruh mahasiswa KKN yang bertugas di wilayah Kecamatan Gekbrong.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Forum tersebut sekaligus menjadi momentum untuk melihat sejauh mana program yang telah dilaksanakan mahasiswa mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak positif bagi pembangunan desa.

Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Camat Gekbrong menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi mahasiswa KKN Universitas Suryakancana selama menjalankan pengabdian di lima desa.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat harus mampu melahirkan kolaborasi yang kuat antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat. Program KKN diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi meninggalkan manfaat dan pengetahuan yang dapat terus dikembangkan setelah mahasiswa kembali ke kampus.

“KKN bukan hanya tentang datang, melaksanakan program, kemudian selesai. Yang lebih penting adalah bagaimana mahasiswa dapat memberikan manfaat dan meninggalkan sesuatu yang bisa dilanjutkan oleh masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Kolaborasi menjadi kata kunci dalam pelaksanaan KKN di Kecamatan Gekbrong. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga belajar memahami persoalan sosial, potensi desa, serta kebutuhan masyarakat secara langsung.

Melalui berbagai kegiatan yang dilakukan di masing-masing desa, mahasiswa KKN diharapkan mampu menjadi bagian dari proses pemberdayaan masyarakat sekaligus mendorong munculnya inovasi baru di tingkat desa.

Lokakarya ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara Universitas Suryakancana dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat Kecamatan Gekbrong.

Sinergi tersebut diharapkan dapat terus terjaga sehingga program-program positif yang telah dirintis selama KKN tidak berhenti setelah mahasiswa meninggalkan lokasi pengabdian.

Dengan semangat “dari kampus untuk masyarakat”, kehadiran mahasiswa KKN Universitas Suryakancana di Kecamatan Gekbrong menjadi bukti bahwa dunia pendidikan dapat mengambil peran nyata dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Bukan sekadar hadir, tetapi memberi arti. Bukan sekadar menjalankan program, tetapi meninggalkan manfaat.

Penulis : Aa Gacor

Editor : Cox Tea

Berita Terkait

Tantan Sulton Terpilih Sebagai Ketua PWI Jawa Barat.
Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan
Bupati Cianjur Resmikan Kantor Baru Dinkes, Minta Kepala Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
KEPALA DESA GANTI DILAPORKAN KE POLISI TERKAIT PENGRUSAKAN DAN PEMBAKARAN PAGAR PEKARANGAN WARGA
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur
PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026.
KS LAW FIRM & PARTNER Buka Layanan Bantuan Hukum Pidana dan Perdata, Konsultasi Gratis via WhatsApp
Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:15

Lokakarya Gekbrong Soroti Aksi Nyata Mahasiswa KKN Unsurya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:41

Tantan Sulton Terpilih Sebagai Ketua PWI Jawa Barat.

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:39

Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:43

Bupati Cianjur Resmikan Kantor Baru Dinkes, Minta Kepala Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:59

KEPALA DESA GANTI DILAPORKAN KE POLISI TERKAIT PENGRUSAKAN DAN PEMBAKARAN PAGAR PEKARANGAN WARGA

Berita Terbaru

Daerah

‎MERDEKA BUKAN HANYA SEREMONIAL

Senin, 17 Agu 2026 - 06:09