Sertipikasi Tanah Lebih Akurat, Desa Tritih Lor Mulai Tahap Pemetaan Lahan Lewat Udara

Jumat, 17 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

 

​CILACAP //Journal News – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, kini memasuki babak baru. Guna memastikan akurasi data wilayah, panitia mulai melakukan pengukuran lahan menggunakan teknologi drone (pesawat tanpa awak).

​Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (17/4) ini melibatkan tim ahli dari Konsultan Pengukur asal Bandung, Jawa Barat. Penggunaan *drone* ini bertujuan untuk memetakan sekitar 600 bidang tanah milik warga agar memiliki batas wilayah yang presisi dalam bentuk Peta Citra.

*​Mengapa Menggunakan Drone?*

​Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Desa Tritih Lor, Puji, menjelaskan bahwa penggunaan drone bukan sekadar gaya-gayaan. Teknologi ini dipilih karena mampu mengambil data luas lahan secara menyeluruh dengan tingkat kesalahan yang sangat minim.
​”Kami menggandeng tim ahli dari Bandung sebagai pihak ketiga yang berwenang. Tujuannya satu: agar warga mendapatkan kepastian luas lahan yang akurat di sertipikat mereka nanti,” ujar Puji saat dikonfirmasi di lokasi.

*​Sinergi Pokmas dan Tim Ahli*

​Meski teknis pengukuran dilakukan oleh tenaga profesional, peran aktif masyarakat tetap menjadi kunci. *Puji* menegaskan bahwa Pokmas berperan penuh dalam mendampingi tim ahli di lapangan dan memastikan kesiapan administrasi maupun fisik.
​”Kami dari Pokmas sifatnya membantu kelancaran di lapangan. Untuk prasarana seperti patok batas tanah, semuanya sudah kami siapkan dengan baik,” tambahnya.

*​Apa itu PTSL? (Sekilas Info untuk Pembaca)*

​Bagi warga yang belum familiar, PTSL adalah program pemerintah untuk memberikan kepastian hukum hak atas tanah milik masyarakat secara gratis atau dengan biaya yang sangat ringan sesuai aturan. Melalui tahapan ini, tanah warga yang selama ini hanya berdasarkan surat desa akan memiliki kekuatan hukum tetap berupa Sertipikat Hak Milik (SHM).

Reporter : SW
Editor. : SLS

Berita Terkait

KANTOR BANTUAN HUKUM
Lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan — Mudahri & Seluruh Pengurus DPC Madas Sedarah Pamekasan Ucapkan Selamat kepada Dr. Moh. Taufik
Bantuan Hukum Cianjur, KS LAW FIRM & PARTNER Buka Layanan Pendampingan Perdata dan Pidana dengan Konsultasi Gratis
Peziarah Diduga Jadi Korban Penipuan di Makom Hakekat Kutawaringin Mande
Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:51

KANTOR BANTUAN HUKUM

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:50

Lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan — Mudahri & Seluruh Pengurus DPC Madas Sedarah Pamekasan Ucapkan Selamat kepada Dr. Moh. Taufik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54

Bantuan Hukum Cianjur, KS LAW FIRM & PARTNER Buka Layanan Pendampingan Perdata dan Pidana dengan Konsultasi Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:47

Peziarah Diduga Jadi Korban Penipuan di Makom Hakekat Kutawaringin Mande

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Berita Terbaru