Tiang Beton Miring di Jalur Wisata Kuta Prabu Diduga Tak Sesuai Spesifikasi PLN

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prabu, Lombok Tengah – Proyek pemasangan tiang beton di jalur wisata Kuta Prabu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, menjadi sorotan setelah sejumlah tiang dilaporkan miring dan terancam tumbang. Dugaan kuat muncul bahwa pemasangan tiang beton ini tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan oleh PLN.

Menurut Nasrudin, Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Rakyat Indonesia (GMPRI) Lombok Tengah, masalah ini sangat disayangkan mengingat proyek tersebut didanai oleh uang negara. “Tiang beton yang baru dipasang belum genap satu bulan sudah miring dan hampir tumbang. Ini sangat mengecewakan karena proyek ini terkesan dikerjakan asal-asalan oleh perusahaan yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya dalam rilis yang disampaikan melalui WhatsApp kepada wartawan, Sabtu (17/11/2025).

Nasrudin mengungkapkan bahwa ia telah memberikan peringatan kepada seorang pengawas proyek terkait potensi masalah ini. “Saya sudah menyampaikan kekhawatiran ini kepada pengawas proyek, namun hanya dijawab akan disampaikan ke atasannya. Kenyataannya, itu hanya sebatas percakapan saja,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Nasrudin menyoroti berbagai persoalan yang melibatkan PLN di Lombok Tengah, termasuk proses hukum terkait Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang saat ini sedang dalam pengawasan Kejaksaan Negeri Lombok Tengah. “Sekarang muncul lagi masalah tiang beton yang baru ditanam tapi sudah mau tumbang. Saya menduga penanaman tiang ini tidak sesuai spesifikasi, sehingga belum satu bulan sudah miring. Bagaimana jika sudah tiga atau empat bulan mendatang? Ini jelas merugikan negara,” tegasnya.

GMPRI Lombok Tengah berencana untuk melaporkan masalah ini ke Kejaksaan Tinggi NTB dan bersurat ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). “Kami akan segera melaporkan kelalaian dan pelanggaran ini ke Kejati NTB dan Kementerian ESDM. Jika dibiarkan, ini akan mengakibatkan kerugian negara yang mencapai ratusan juta bahkan mungkin miliaran rupiah,” tutup Nasrudin.

Masalah ini menambah daftar panjang persoalan infrastruktur di Lombok Tengah dan memicu kekhawatiran akan kualitas pekerjaan yang didanai oleh anggaran negara. Masyarakat berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas untuk memastikan proyek-proyek infrastruktur dikerjakan sesuai standar dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Berita Terkait

DARI EKOLOGI PEMBERONTAKAN, QUARTUS POLITICA HINGGA LAHIRNYA GAGASAN GERAKAN OPOSISI DI TINGKAT AKSI
UPK Mande Salurkan Santunan untuk 958 Anak Yatim Sambut 1 Muharam 1448 H
Polsek Wiradesa Gagalkan Aksi Tawuran, 11 Remaja Diamankan Sebelum Bentrok di Pekuncen
Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan
Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Sosialisasi Keliling Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan
Mayat Ditemukan di Bekas Mushola, Polsek Kedawung Bersama Stakeholder Lakukan Evakuasi
Di Usia ke-599 Tahun, Kebersamaan Jadi Semangat yang Mengiringi Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Cirebon
“LSM Gerhana Indonesia Siap Bawa Bukti Dugaan Mark-Up Dana BOS Miliaran Rupiah ke Aparat Hukum”
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

DARI EKOLOGI PEMBERONTAKAN, QUARTUS POLITICA HINGGA LAHIRNYA GAGASAN GERAKAN OPOSISI DI TINGKAT AKSI

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:37 WIB

UPK Mande Salurkan Santunan untuk 958 Anak Yatim Sambut 1 Muharam 1448 H

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:29 WIB

Polsek Wiradesa Gagalkan Aksi Tawuran, 11 Remaja Diamankan Sebelum Bentrok di Pekuncen

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:33 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:31 WIB

Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Sosialisasi Keliling Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan

Berita Terbaru