Jumlah Penduduk Miskin di Kabupaten Cirebon Menurun

Kamis, 30 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news. Id. KABUPATEN CIREBON — Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon dalam menekan angka kemiskinan menunjukkan hasil positif. Angka kemiskinan di Kabupaten Cirebon mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cirebon pada Oktober 2025, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Cirebon tercatat sebanyak 229,64 ribu orang atau 10,23 persen, menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 245,92 ribu orang atau 11 persen.

Artinya, terdapat penurunan sekitar 16,28 ribu jiwa. Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Cirebon secara umum.

Menurut BPS, garis kemiskinan di Kabupaten Cirebon pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp491.604 per kapita per bulan, naik 3,49 persen dibanding tahun sebelumnya yakni sebesar Rp475.046 per kapita per bulan.

Kenaikan garis kemiskinan ini menunjukkan adanya peningkatan nilai kebutuhan minimum untuk memenuhi standar hidup layak.

Sementara itu, indeks kedalaman kemiskinan (P1) di Kabupaten Cirebon mengalami peningkatan dari 1,69 pada tahun 2024 menjadi 1,79 pada tahun 2025.

Peningkatan ini menandakan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin semakin menjauh dari garis kemiskinan.

Selain itu, indeks keparahan kemiskinan (P2) juga mengalami kenaikan dari 0,36 menjadi 0,47. Kondisi ini menunjukkan adanya peningkatan ketimpangan pengeluaran di antara penduduk miskin.

Pemerintah Kabupaten Cirebon terus berupaya memperkuat kebijakan dan program pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan, agar tren penurunan angka kemiskinan ini dapat terus dipertahankan.

Sana

Berita Terkait

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.
Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas
PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:22

Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Senin, 20 Juli 2026 - 13:52

Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12

DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan

Berita Terbaru