Warga Desa Cikancana resah, melihat disamping kanan kirinya makam eyang sawadah banyak makam yang tidak dikenal

- Penulis

Jumat, 28 Maret 2025 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

CIANJUR -//- Dengan adanya pemakaman yang diduga fiktif dan dibuat – buat dijadikan sebagai lokasi aktivitas spritual oleh beberapa kelompok yang berlokasi di tempat pemakaman umum (TPU ) Kampung Barulimus RT 05.RW 01. Desa Cikancana. Kecamatan Sukaresmi. Kabupaten Cianjur .

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Nanang, angkat bicara 27 Maret 2025 kepada Media bahwa hal ini, “saya sebagai Kepala Desa sebelumnya saya tidak tahu kejadian ini, ternyata ini sebenarnya yang laporan dahulu Bhabinkantibmas, kata dia, ada makam baru, jawab Kades dimana .”? Lalu dia selusuri waktu itu ternyata benar adanya, langsung tanya ke warga sekitar lingkungan itu berapa asalnya makam,”? jawab warga, satu makam yang bernama eyang sawadah, nyatanya makamnya bertambah jadi 8 makam, yang jadi keberatan masyarakat karena orang lain beribadah sholat Jum’atan, malah mereka nongkrong semua di tempat , itu dianggap sudah menyesatkan agama, masih Kades, kami sebagai pemdes wajar- wajar memaafkan masalah ini , lalu kenapa saya sampai lanjut kembali prihal ini, karena ada lagi membangun makam baru, terutama bagi yang peziarah jangan sampai tertipu karena makam keramatnya hanya satu,” ungkapnya Kades.

Tambah. “Tokoh masyarakat terlebih RW 05 , menjelaskan mengenai prihal ini. Tadinya makam yang asli hanya satu, sekarang nambah lagi jadi 9 makam, dan bertambahnya membangun makam sekitar 2 tahunan, dan juga orang yang membangun makam tidak melaporkan ke RT, terkait yang bangunya orang terdekat ini kan tanahnya (TPU) tempat pemakaman umum, harapan warga masyarakat hal ini keberatan , lebih baik di hilangkan yang lainnya, tetap saja satu.” Pungkas (Ateng Permana)

Berita Terkait

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan
Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur
Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”
Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:00 WIB

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:48 WIB

Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Berita Terbaru