Virus ASF Pada Ternak Babi, Bupati Keerom Imbau Masyarakat Waspada

Sabtu, 5 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id // Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Dinas Pertanian menghimbau peternak dan masyarakat untuk waspada serta melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap virus Demam Babi Afrika/ African Swine Fever (ASF) pada ternak Babi.

Hal tersebut disampaikan langsung Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP melalui PLT. Kepala Dinas Pertanian Martin M. Asmuruf, SPT saat memberikan keterang persnya, Sabtu (5/7/25) di Kantor Dinas Pertanian, Arso Kota.

Ia menghimbau peternak dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memberikan penerapan biosekuriti yang ketat, menjaga kebersihan kandang dan lingkungan, serta melaporkan segera jika ada ternak babi yang sakit dan mati.

“Adapun gejalanya pada ternak babi diantaranya mengalami demam tinggi, pendarahan pada kulit dan organ dalam, terdapat juga pada kulit berwarna ungu, muntah, diare disertai keluarnya darah, radang sendi serta keluarnya ingus kental dari hidung,” terangnya.

Saat ini Dinas pertanian telah mengambil langkah cepat dan tegas dengan melakukan pencegahan dan isolasi pada ternak babi yang terindikasi penyakit ASF di sejumlah wilayah Kabupaten Keerom.

“Berdasarkan uji laboratorium Dinas Pertanian bidang peternakan dan kesehatan hewan di balai venteriner Jayapura, didapati puluhan ekor babi positif ASF di 3 lokasi yaitu Kampung Bibiosi, Kwimi dan Yuwanain,” bebernya.

Peduli dengan masyarakat, pada kesempatan itu Bupati Keerom menyerahkan bantuan alat semprot (sprayer), Baju APD, obat-obatan, disinfektan, alat pengambilan sampel darah dan lainnya kepada petugas lapangan Dinas Pertanian.

Bantuan juga diberikan oleh Kementerian Pertanian berupa disinfektan sebanyak 252 botol. (@mr)

Berita Terkait

Masyarakat Petani Jeruklegi Wetan Merasa Terbantu dengan Adanya pembangunan Irpom
Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Gelar Management Training Course di Polres Pekalongan
dr, I Wayan Wisnu Brata, Sp. B, Sub Spesialis Onkologi :
Kalim Siap Maju Pilkades Jeruklegi Kulon 2027, Pengalaman Jadi Modal Pengabdian
Wakil Bupati Lantik Empat Kuwu Hasil PAW
Verifikasi Fasos Fasum Lanjutkan Hasil RDP di DPRD Pekan lalu, Turun Lapangan Dari Dinas Perkim dan Dinas DPMPTSP Kabupaten Cianjur.
UPTD INFRASTRUKTUR JALAN DAN JEMBATAN KELAS A WILAYAH V DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN BOGOR.
Lansia Tergeletak di Perbatasan Karanganyar-Kajen, Respons Cepat Polisi Antar Korban Pulang ke Keluarga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:48

Masyarakat Petani Jeruklegi Wetan Merasa Terbantu dengan Adanya pembangunan Irpom

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:43

Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Gelar Management Training Course di Polres Pekalongan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:14

dr, I Wayan Wisnu Brata, Sp. B, Sub Spesialis Onkologi :

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:56

Kalim Siap Maju Pilkades Jeruklegi Kulon 2027, Pengalaman Jadi Modal Pengabdian

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:08

Wakil Bupati Lantik Empat Kuwu Hasil PAW

Berita Terbaru