Tak kenal lelah, Personel Polres Cirebon Kota turun ke jalan Gatur lantas dalam guyuran hujan deras

- Penulis

Kamis, 16 Februari 2023 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News. Id. POLRES CIREBON KOTA,- Curah hujan yang turun dengan deras sejak siang di Kota Cirebon. Bahkan sampai malam belum kunjung reda, mengakibatkan sejumlah jalan raya yang ada di kota Cirebon mengalami kenaikan debit airnya sehingga saluran air serta sungai tidak mampu menampung air hujan dan meluap sampai ke jalan raya.

Personel Polres Cirebon Kota dari fungsi satuan lalu lintas, satuan samapta serta personel jajaran Polsek turun ke lapangan guna mengantisipasi pohon tumbang dan jalan macet akibat genangan air hujan. Rabu malam (15.02.23)

Kapores Cirebon Kota AKBP Ariek Indra Sentanu, SH, SIK.MH mengungkapkan, menjadi tugas dan tanggung jawab kami untuk membuat warga masyarakat tenang dan merasa nyaman dengan melihat kehadiran sosok Polisi yang berada di tengah jalan dalam cuaca hujan deras.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Ariek Indra Sentanu “minimal kehadiran polisi dalam cuaca dan guyuran hujan deras, dapat meminimalisir kejahatan dan premanisme. Hal ini mengingat kondisi jalan yang banjir oleh luapan curah air hujan, tidak sedikit banyak jalan yang penuh dengan genangan air hujan, banyak sepeda motor dan mobil yang mogok. Hal tersebut sangat rawan terjadi praktek premanisme dengan menjadi pa ogah maupun modus pura-pura menolong. Tugas polisi hadir untuk menjawab keraguan warga masyarakat dan menghadirkan perasaan aman, nyaman dan terlindungi”. Ungkap Kapolres Ciko melalui Kasi humas Polres Cirebon Kota Iptu Ngatidja, SH.MH.

Seperti diketahui banjir dengan genangan air cukup dalam dan panjang terjadi di jalan cipto mangunkusumo. Dimana kedalaman air melebihi lutut orang dewasa, sehingga diperlukan rekayasa lalu lintas dengan pengalihan arus.

Pada hari ini semua kasat fungsi turun ke jalan raya mengendalikan suasana dan menciptakan kondisi sehingga tercipta rasa aman dan nyaman dikalangan warga masyarakat. Pungkas Ngatidja. WSW 2015.

Sementara salah seorang warga asal Kuningan harus menunggu terjebak macet dan banjir selama 4 jam, namun dirinya merasa aman dan nyaman berada di kota cirebon.
“saya sangat nyaman dan merasa aman berada di kota Cirebon. Dalam suasana turun hujan yang lebat, saya lihat polisi ada dimana mana. Hal ini sangat membuat damai hati kami. Sehingga sambil menunggu hujan reda kami merasa aman ada pa polisi yang berjaga”. Ucap Dewi puspitasari.

Berita Terkait

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan
Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur
Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”
Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:00 WIB

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:48 WIB

Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Berita Terbaru