Si Mamat Ganteng’ Jadi Inovasi Program Cegah Stunting Di Puskesmas Cijagang

- Penulis

Selasa, 4 Juni 2024 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, Puskesmas Cijagang, Kecamatan Cikalongkulon saat ini tengah meluncurkan Program Aksi Remaja Sehat Cegah Anemia, Obesitas dan Stunting (SI MAMAT GANTENG).

Program inovasi yang digagas PKM Cijagang ini melibatkan para siswa/i dari tiap tiap sekolah dengan membentuk duta Si Mamat Ganteng.

Para duta Si Mamat Ganteng yang telah mendapatkan pembekalan dari pihak Puskesmas selanjutnya dapat memberikan penyuluhan atau sosialisasi kepada para siswa/i lain di sekolah masing masing sebagai kepanjangan tangan PKM Cijagang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kepala Puskesmas Cijagang, Utari Doriomas mengatakan, bahwa saat ini ada 48 Duta Si Mamat Ganteng yang dapat menjadi influence atau pioner bagi siswa/i yang lain.

” Para Duta Si Mamat Ganteng kami berikan intervensi melalui pendidikan pengetahuan seperti, prilaku hidup bersih dan sehat di tatanan sekolah, kesehatan reproduksi, makanan Gizi seimbang, Anemia, Stunting, Obesitas dan lain lain,” Kata Doriomas di ruang kerjanya, Selasa, (4/6/24).

Doriomas menjelaskan, jika para duta juga dapat membantu Puskesmas pada saat melakukan kunjungan ke sekolah dalam menerapkan Program Si Mamat Ganteng tersebut.

” Para duta juga nanti saat kegiatan Jufe (Jumat Minum Fe), membantu pihak Puskesmas untuk mengajak dan menggerakkan saat minum obat Fe bersama dengan murid lain nya,” jelas dia.

Ia mengungkapkan jika Saat ini UPTD Puskesmas Cijagang mulai menyasar remaja dalam pencegahan Stunting di karenakan para remaja sangat berperan penting dan memiliki andil dalam menghasilkan keturunan di masa depan.

” Terdapat alasan tersendiri mengapa para remaja berperan penting dalam pencegahan stunting, Hal ini karena remaja merupakan kelompok yang memiliki andil besar dalam menghasilkan keturunan di masa depan,” ungkapnya.

Utari Doriomas berharap dengan adanya inovasi dan edukasi yang diberikan kepada anak remaja, kedepannya mereka dapat menjadi orang tua yang memiliki keturunan sehat dan anti stunting.

” Dengan adanya edukasi mengenai konsep berkeluarga serta anak-anak, remaja diharapkan dapat menjadi orangtua yang memiliki keturunan sehat dan anti stunting. Jadi, keterlibatan remaja dalam pencegahan stunting ini sangat penting untuk diperhatikan,” tutupnya.

Berita Terkait

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim
Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.
DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Pakar Sebut Barang–barang Pemberian China Dibuang Pejabar AS demi “Security System”
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:37 WIB

Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:13 WIB

DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan

Berita Terbaru