Satlantas Polres Cirebon Kota Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas di Ponpes Jagasatru

Jumat, 5 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journalnews//
Cirebon Kota – Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda terus dilakukan Satlantas Polres Cirebon Kota melalui kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Jagasatru, pada Jumat pukul 13.00 WIB hingga selesai (05/06/2026). Kegiatan ini menyasar para santri sebagai bagian dari kelompok masyarakat yang memiliki peran penting dalam mewujudkan keselamatan di jalan raya melalui perilaku berkendara yang disiplin dan bertanggung jawab.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Hadi Suryanto, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para santri, mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sebagai langkah nyata dalam mencegah pelanggaran dan menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan pemahaman bahwa keselamatan berlalu lintas bukan sekadar kewajiban yang harus dipatuhi ketika ada pengawasan petugas, melainkan kebutuhan yang harus menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Kesadaran tersebut dinilai penting mengingat masih banyak kecelakaan yang dipicu oleh kelalaian pengguna jalan dalam mematuhi aturan dasar berkendara.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek keselamatan, mulai dari pentingnya menggunakan helm berstandar, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, hingga menghormati hak pengguna jalan lainnya. Langkah-langkah sederhana tersebut menjadi faktor penting dalam menciptakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Lingkungan pesantren dipandang sebagai tempat yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai disiplin berlalu lintas karena para santri telah terbiasa dengan budaya kepatuhan terhadap aturan dan tata tertib. Melalui pendekatan edukatif, nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan pula saat berada di jalan raya.

Selain membahas aturan lalu lintas, peserta juga diberikan gambaran mengenai berbagai risiko yang dapat timbul akibat pelanggaran, seperti berkendara tanpa perlengkapan keselamatan, menggunakan telepon genggam saat mengemudi, melawan arus, maupun mengabaikan marka dan rambu yang telah tersedia. Pemahaman tersebut menjadi bekal penting agar para santri mampu menghindari perilaku yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Kegiatan sosialisasi juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dengan komunikasi yang terbuka dan edukatif, masyarakat dapat lebih memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama saat membahas berbagai contoh kasus yang sering ditemukan di jalan raya dan cara sederhana untuk menghindarinya. Edukasi yang diberikan secara langsung dinilai lebih mudah dipahami karena berkaitan erat dengan aktivitas sehari-hari para peserta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri tidak hanya menjadi pengguna jalan yang patuh terhadap aturan, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat sehingga budaya disiplin berlalu lintas dapat tumbuh secara berkelanjutan di Kota Cirebon.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan bahwa edukasi keselamatan berlalu lintas perlu dilakukan secara berkesinambungan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat. “Keselamatan di jalan raya dimulai dari kedisiplinan setiap individu dalam mematuhi aturan yang berlaku. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya sehari-hari sehingga dapat melindungi diri sendiri, keluarga, dan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.

(Wadira)

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru