Sadar Pancasila Sesuai Norma Agama, Napiter Lapas Indramayu Ucap Ikrar Setia NKRI

- Penulis

Rabu, 7 September 2022 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAMAYU – Hilman Nur Ichsan, Narapidana Terorisme (Napiter) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Indramayu, mengucapkan ikrar setia Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Rabu (07/09/2022).

Ikrar setia NKRI ini dilakukan di Aula Lapas Indramayu, dan disaksikan oleh perwakilan dari beberapa Instansi terkait seperti, Kodim 0616/Indramayu, Badan Intelejen Negara (BIN), Polres Indramayu, Badan Negara Penanggulangan Teroris (BNPT), dan Densus 88.

Ditemui usai mengucapkan Ikrar Setia NKRI, Hilman mengaku telah menyadari bahwa Pancasila tidak menyalahi aturan agama yang dianutnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah dibina di Lapas Indramayu, akhirnya saya menyadari bahwa Pancasila tidak pernah menyalahi aturan agama,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada siapa saja yang masih memiliki pemahaman radikal untuk kembali mengkaji ulang pemikirannya tersebut.

“Ada baiknya kita mengkaji ulang pemikiran kita, tentang benar atau tidaknya Pancasila itu tak sesuai dengan norma agama,” pesan Hilman.

Hilman berharap, kedepan hidupnya lebih baik lagi dengan setia terhadap NKRi serta dapat kembali diterima di tengah-tengah Masyarakat.

Sementara itu, Kalapas Indramayu, Beni Hidayat berjanji, jika Hilman benar-benar dari hati memperbaiki diri, maka hukumannya bisa dikurangi dan hak-haknya sebagai warga binaan akan diberikan.

“Yang bersangkutan dihukum selama 6 tahun, yaitu sejak 2018 sampai 2024 nanti. Namun, jika ia betul-betul memperbaiki diri maka bisa lebih cepat lagi,” tuturnya.

“Yang penting sudah setia terhadap NKRI dan melaksanakan program deradikalisasi selama di Lapas. Karena hal itu menjadi salah satu syarat utama untuk pengajuan integrasi serta remisi,” pungkasnya.(Niken Rimala)

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru