PROF SUTAN NASOMAL PAKAR HUKUM INTERNASIONAL: YAMAN SEPERTI HARIMAU TIMTENG MENGGEMPUR ISRAEL MENOLONG PALESTINA. PRESIDEN RI HARAPAN RAKYAT PALESTINA

Sabtu, 22 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNALNEWS -//- Peperangan yang terjadi di kota Yaman banyak korban berjatuhan anak anak wanita dan dewasa menyedihkan sekali tanpa berprikemanusiaan Berbagai negara harus membantu perdamaian bahkan menyelamatkan warga Palestina yang terjolimi korban Tentera Pasukan Israel yang biadap keji berjiwa binatang Ujar Prof Dr KH Sutan Nasomal Pakar Hukum Internasional yang juga Ketua Umum Partai Oposisi Merdeka memberikan komentar rilisnya yang dikirimnya ke semua pemimpin redaksi dalam maupun luar negeri Asia Asean Eropa.
Angkatan Perang Yaman dan Hamaz menyerang Tel Aviv dalam waktu yang bersamaan pada kamis 20/03/2025 sore. Serangan itu adalah balasan untuk ISRAEL yang telah melakukan penyerang dan pembantaian terhadap Masyarakat Palestina yang menewaskan 400 warga gaza.

Informasi dari Abu Ubaidah dalam telegram menyampaikan GAZA tidak sendirian karena banyak pejuang untuk PALESTINA yang memperjuangkan Masyarakat Palestina dan Kemerdekaan Palestina.

Salah satunya Militer Yaman Houti yang telah berbulan bulan membantu PALESTINA dengan melakukan penyerangan ke Tel Aviv dan kapal kapal induk perang USA sekutu ISRAEL di laut YAMAN.

Peningkatan PERANG naik 1000% setelah ISRAEL melakukan aksi serangan dan membatalkan genjatan senjata. Mengirimkan serangan rudal serta tank membantai anak anak Palestina yang sedang berpuasa di bulan Ramadhan.

Konflik Timur Tengah telah memasuki di pertempuran PERANG DUNIA KE III dengan menggunakan rudal rudal sejenis nuklir tingkat sedang hingga korban berjatuhan sangat banyak.

PROF DR SUTAN NASOMAL SH,MH pemerhati perang di PALESTINA menyampaikan kepada media sabtu,22/03/2025 bahwa penderitaan Masyarakat Palestina dalam perang ini adalah pembantaian yang di luar prikemanusiaan dan prikeadilan. Sangat sadis dan biadab. Sasarannya anak anak kecil dan lansia. Diplomasi Politik tingkat Dunia tidak pernah berhasil karena USA & ISRAEL mau menghapuskan Negara Palestina dan Membunuh semua anak anak dan para wanita sisa sisa penduduk PALESTINA di banyak tempat di penampungan. Keserakahan Israel dan USA untuk mencaplok Negara Palestina adalah pelanggaran hukum tingkat tinggi International.

DUNIA tidak ada lagi hukum kecuali yang menang dialah hukum. PBB sebagai rumah yang harusnya menjaga perdamaian dunia kini hanya cerita yang tidak ada bukti dan pertanggung jawabannya.

Milter USA juga melakukan penyerangan ke Negara Yaman selasa 18/03/2025. Militer USA menyerang 10 taged di Negara Yaman. Pelabuhan hodaedah dan Ibu Kota Yaman Distrik Al Safrah dan wilayah lain di Negara Yaman.

Negara Yaman tidak akan pernah berhenti menyerang TEL AVIV ISRAEL selama perang berlangsung dan tidak akan di serahkan PALESTINA ke ISRAEL sampai kapanpun.

Kapal Induk USA sekutu ISRAEL dirudal dari pasukan militer Yaman sehingga kabur sejauh 2000 Km dari perairan laut Yaman.

YAMAN hadir mendukung keamanan dan kemerdekaan PALESTINA sehingga melibatkan diri dengan keberanian yang luar biasa dalam perang dunia ke III saat ini. Untuk melindungi Masyarakat dan Negara Palestina dari kejahatan ISRAEL & USA.

Kondisi kota TEL AVIV ketika rudal jarak jauh dari YAMAN memasuki wilayah ISRAEL membuat kocar kacir pasukan militer ISRAEL dan Masyarakat mencari tempat persembunyian. Beberapa targed menembus pertahanan dan merusak kota TEL AVIV

PROF DR SUTAN NASOMAL SH,MH menyayangkan peperangan kembali terbuka sehingga korban semakin bertambah banyak terutama anak anak dan para lansia atau wanita. Di harapkan sangat oleh Masyarakat dunia agar PRESIDEN RI JENDRAL HAJI PRABOWO SUBIYANTO dapat memberikan bantuan pertolongan kepada Masyarakat Palestina dengan keamanan dan pengobatan serta makanan yang langka.

Maka tidak ada lain hal kecuali ikut andilnya petugas kesehatan INDONESIA dan pasukan penjaga perdamaian dunia dari TNI di perkuat untuk melindungi Masyarakat Palestina terutama anak anak serta lansia. Penjajahan di atas dunia harus di hapuskan sesuai UUD 1945 maka jawabannya INDONESIA harus hadir menjaga dan menolong PALESTINA.

Sungguh bengis dan kejam pasukan ISRAEL yang sangat tega membunuh anak anak PALESTINA siang atau malam di mana saja.
Perang Dunia ke III sudah tidak bisa di hindari. Maka INDONESIA harus sangat siap mengantisipasi untuk menolong Masyarakat dunia.

Narasumber : PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH Pakar Hukum Internasional yang juga Ketua Umum Partai Oposisi Merdeka 08118419260

Berita Terkait

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945
Masyarakat Petani Jeruklegi Wetan Merasa Terbantu dengan Adanya pembangunan Irpom
Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Gelar Management Training Course di Polres Pekalongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:14

Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:50

Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terbaru