Perencanaan Pemberian MT Lokal, UPTD Puskesmas Kademangan Gelar Demonstrasi Memasak

Selasa, 3 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cianjur || UPTD Puskesmas Kademangan, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat melaksanakan kegiatan Demonstrasi memasak bersama para Kader Posyandu, Minggu, (1/6/25).

Kegiatan yang bertujuan untuk pembekalan tim pelaksana pemberian Makanan Tambahan (MT) Lokal tersebut dilaksanakan di Aula Puskesmas dan dihadiri oleh pereakilan Kader dari masing masing desa di wilayah kesehatan PKM Kademangan.

Kepala UPTD Puskesmas Kademangan, E. Hanny Windialaras, mengatakan jika kegiatan tersebut melibatkan PT. Masagi Puncak Sadaya yang telah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.

” Iya, hari ini kita ada demo masak sebagai pembekalan untuk tim pelaksana nanti pemberian MT Lokal dan untuk tahun ini kita bekerjasama dengan PT Masagi,” katanya.

Hanny menambahkan jika untuk penerapannya sendiri dari hasil musyawarah dua desa sepakat untuk disediakan oleh PT. Masagi.

” Untuk penerapannya nanti sudah bertanya ke kader apakah mereka mau disediakan oleh PT. Masagi atau mau masak sendiri, ternyata dari ke lima desa itu tiga desa mau masak sendiri kemudian dua desa mau disediakan oleh PT. Masagi. Nanti yang masak ini, PT Masagi mempunyai kewajiban untuk memeriksa produksinya seperti apa karena kita harus menjamin kebersihan dan keamanan,” imbuhnya.

Untuk menunya sendiri, Hanny menuturkan bahwa pada MT Lokal tahun ini disediakan 14 menu.

” Ada 14 menu, 12 menu baru dan 2 masih menu lama,” tuturnya.

Hanny juga menerangkan jika di wilaya PKM Kademnagan terdapat 4 balita yang mengalami Stunting. Namun untuk sasaran pemberian MT Lokal ada sekitar 225 paket perharinya.

” Sasaran bukan hanya stunting tetapi bayi balita yang memounyai gangguan gizi kemudian yang BB nya kurang kemudian ada bayi balita yang tidak naik selama 3 bulan diberikan MT lokal kemudian ibu hamil yang kekuarangab energi kronis dan kegiatannya nanti direncanakan setelah Idul Adha,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru