Pemkab Keerom Terima Mahasiswa Kukerta Tematik Dari USTJ Papua

- Penulis

Senin, 15 Januari 2024 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News.id // Pemerintah Kabupaten Keerom menerima kedatangan Mahasiswa Universitas Sains Dan Teknologi Jayapura (USTJ) yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Tematik, “Pendampingan Pengolahan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik”, Senin (15/1/24), bertempat di halaman Kantor Bupati Keerom.

Acara penyerahan mahasiswa KKn USTJ Papua dilakukan oleh Wakil Rektor III Dr, Drs M. Rusdianto Abu, M.Si kepada Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP yang diwakili Wabup Drs. Wahfir Kosasih, SH, MH., M.Si didampingi Sekda Trisiswanda Indra N, S.PT., M.Ak, Pimpinan OPD serta Kepala Kampung Sanggaria.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatannya. Wabup Drs. Wahfir Kosasih mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa peserta Kukerta Tematik yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Keerom.

“Selamat datang dan selamat mengabdi untuk masyarakat, semoga dalam kurun waktu 30 hari dapat memberikan pembelajaran yang positif untuk kemajuan pertanian di Kabupaten Keerom,” ucapnya.

Dikatakannya, Kampus USTJ bagi masyarakat adalah wadah bagi anak-anak Papua untuk belajar teknologi dan sains. Karenanya Wabup Keerom berharap para mahasiswa dapat berkontribusi dan menempatkan ilmunya kepada masyarakat petani.

“Bahwa secara demografis 76% penduduk Keerom adalah petani, semoga kehadiran adik-adik mahasiswa dapat memberikan harapan dan ilmu baru dan selanjutnya bisa terus berkolaborasi dan berkontribusi untuk kemajuan pertanian di Kabupaten Keerom,” imbuhnya.

Sementara Wakil Rektor III, M. Rusdianto Abu menyampaikan bahwa pihaknya menyerahkan sebanyak 100 mahasiswa yang akan melakukan KKN di 4 Kampung yang ada di Kabupaten Keerom.

“Mahasiswa KKN akan ditempatkan disejumlah kampung untuk membantu program pemerintah khususnya petani terkait pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk. Harapan para mahasiswa dapat teribat langsung dengan masyarakat untuk membantu program kampung. Kedepan kami akan mengirimkan lebih banyak lagi mahasiswa ke Kabupaten Keerom,” pungkasnya.

(@mrizul)

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru