Pemkab Keerom Terima Mahasiswa Kukerta Tematik Dari USTJ Papua

Senin, 15 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News.id // Pemerintah Kabupaten Keerom menerima kedatangan Mahasiswa Universitas Sains Dan Teknologi Jayapura (USTJ) yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Tematik, “Pendampingan Pengolahan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik”, Senin (15/1/24), bertempat di halaman Kantor Bupati Keerom.

Acara penyerahan mahasiswa KKn USTJ Papua dilakukan oleh Wakil Rektor III Dr, Drs M. Rusdianto Abu, M.Si kepada Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP yang diwakili Wabup Drs. Wahfir Kosasih, SH, MH., M.Si didampingi Sekda Trisiswanda Indra N, S.PT., M.Ak, Pimpinan OPD serta Kepala Kampung Sanggaria.

Pada kesempatannya. Wabup Drs. Wahfir Kosasih mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa peserta Kukerta Tematik yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Keerom.

“Selamat datang dan selamat mengabdi untuk masyarakat, semoga dalam kurun waktu 30 hari dapat memberikan pembelajaran yang positif untuk kemajuan pertanian di Kabupaten Keerom,” ucapnya.

Dikatakannya, Kampus USTJ bagi masyarakat adalah wadah bagi anak-anak Papua untuk belajar teknologi dan sains. Karenanya Wabup Keerom berharap para mahasiswa dapat berkontribusi dan menempatkan ilmunya kepada masyarakat petani.

“Bahwa secara demografis 76% penduduk Keerom adalah petani, semoga kehadiran adik-adik mahasiswa dapat memberikan harapan dan ilmu baru dan selanjutnya bisa terus berkolaborasi dan berkontribusi untuk kemajuan pertanian di Kabupaten Keerom,” imbuhnya.

Sementara Wakil Rektor III, M. Rusdianto Abu menyampaikan bahwa pihaknya menyerahkan sebanyak 100 mahasiswa yang akan melakukan KKN di 4 Kampung yang ada di Kabupaten Keerom.

“Mahasiswa KKN akan ditempatkan disejumlah kampung untuk membantu program pemerintah khususnya petani terkait pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk. Harapan para mahasiswa dapat teribat langsung dengan masyarakat untuk membantu program kampung. Kedepan kami akan mengirimkan lebih banyak lagi mahasiswa ke Kabupaten Keerom,” pungkasnya.

(@mrizul)

Berita Terkait

Kapolresta Cirebon Hadiri HUT ke-81 TNI, Tegaskan Soliditas TNI-Polri Jaga Keutuhan NKRI
Kapolres Cirebon Kota Silaturahmi dengan DPD APPSI Kota Cirebon
HUT TNI ke-81 di Cirebon, TNI Teguhkan Pengabdian Bersama Rakyat
‎Pukau Penonton di Harjad Pamekasan ke-496, Karya Desainer Alvien Oktava Kembali Jadi Sorotan
Siap Pangkas Pengangguran Jabar ! SMK Dzakiyyun & BBPVP Bandung Cetak Wirausahawan Muda Lewat Pelatihan Kuliner
Prof Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Perintahkan Kejagung dan MA Selidiki Putusan PT Aceh Dalam Kasus Said Muchtar Demi Keadilan
SSB Garuda Jaya Jawara Turnamen Power FC ** Di Final Tumbangkan Tuan Rumah, Semifinal Gasak Akademi Persib
Pabrik Pengolahan Ban Bekas di Cianjur Diduga Beroperasi Tanpa Izin Lingkungan Lengkap, Warga Belakang Pabrik Masih Protes

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:47

Kapolresta Cirebon Hadiri HUT ke-81 TNI, Tegaskan Soliditas TNI-Polri Jaga Keutuhan NKRI

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:32

Kapolres Cirebon Kota Silaturahmi dengan DPD APPSI Kota Cirebon

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:51

HUT TNI ke-81 di Cirebon, TNI Teguhkan Pengabdian Bersama Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:26

‎Pukau Penonton di Harjad Pamekasan ke-496, Karya Desainer Alvien Oktava Kembali Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:18

Siap Pangkas Pengangguran Jabar ! SMK Dzakiyyun & BBPVP Bandung Cetak Wirausahawan Muda Lewat Pelatihan Kuliner

Berita Terbaru