Pemkab Keerom Peroleh Deviden 2,1 M Dari Bank Papua

Minggu, 19 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id // Sebagai salah satu pemegang saham, Pemerintah Kabupaten Keerom memperoleh pembagian deviden dari Bank Papua tahun Buku 2023 sebesar Rp 2,1 Milyar.

Secara simbolis penyerahan dari Bank Papua dilakukan oleh Indra Jacky Dipu selaku Kepala Cabang Arso kepada Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP, di Kantor Bupati Keerom, Jln. Transpapua, Arso Kota, Pada Kamis (16/5/24)

Kacab Bank Papua Arso mengemukakan bahwa dalam pertemuan dengan Bupati Keerom, pihak menyampaikan beberapa hal. Diantaranya yaitu deviden untuk Pemkab Keerom sebagai pemegang saham Bank Papua, adalah sebesar 2,1 M dan telah disetorkan ke kas daerah Pemkab Keerom sebagai Pendapatan Asli Daerah atau PAD Kab Keerom.

‘’Pemkab Keerom adalah salah satu pemegang saham Bank Papua yaitu sebesar 2,5 persen. Dan sesuai hasil laba usaha sebagaimana yang disampaikan dalam RUPS di Manokwari beberapa waktu lalu maka Pemkab Keerom mendapatkan deviden sebesar Rp. 2,1 M dan telah masuk ke rekening kas daerah sebagai PAD Kab Keerom,’’ujarnya.

Ia juga menerangkan bahwa besaran hasil dari penyertaan saham yaitu deviden bagi Pemkab Keerom ini terbilang cukup besar karena nilainya secara persentase mencapai 8,1 persen. Padahal biasanya nilai hasil atau return dari investasi dalam kisaran 3-5 persen.

‘’Deviden tahun ini termasuk besar jika dibanding tahun sebelumnya, tentunya ini juga berdasar berapa laba Bank Papua dalam 1 tahun,’’jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, pihakya juga menyampaikan terkait rencana penyerahan bantuan CSR dari Bank Papua untuk mendukung program food estate jagung di Wambes yang tengah digencarkan Pemkab Keerom dibawah kepemimpinan Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP. (@mr)

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru