Pemkab Cirebon Perkuat Tata Kelola melalui Pelatihan Manajemen Risiko Eksekutif

Sabtu, 31 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news. id. — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Inspektorat Kabupaten Cirebon berkolaborasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Risiko Eksekutif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dimulai tanggal 26 hingga 28 Januari 2026, bertempat di Pusdiklatwas BPKP Ciawi Bogor.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 20 kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman pimpinan perangkat daerah dalam mengelola risiko strategis, operasional, dan lintas sektor pemerintahan.

Perlu diketahui, manajemen risiko eksekutif memiliki peran penting dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Melalui penerapan manajemen risiko yang baik, perangkat daerah diharapkan mampu mengantisipasi potensi hambatan program, meminimalkan kegagalan kebijakan, serta meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas kinerja.

Pada hari pertama, peserta menerima materi Pengembangan Kebijakan Manajemen Risiko Sektor Publik dan Manajemen Risiko Sektor Publik bagi Pimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Widyaiswara Utama BPKP, Danang Wijayanto, menegaskan bahwa proses manajemen risiko harus dilakukan secara terstruktur dan melibatkan berbagai pihak.

“Proses manajemen risiko harus dilakukan secara sistematis, iteratif, dan kolaboratif, memanfaatkan pengetahuan dan pandangan para ahli dan pemangku kepentingan,” ujar Danang saat menyampaikan materi.

Ia menambahkan bahwa pengelolaan risiko tidak dapat dilakukan secara sepihak, melainkan memerlukan komunikasi yang intensif dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Mereka yang menilai dan mengelola risiko harus berkonsultasi dengan pemangku kepentingan eksternal dan internal yang sesuai untuk memfasilitasi pertukaran informasi dan bukti yang faktual, tepat waktu, relevan, akurat, dan dapat dipahami, sambil mempertimbangkan kerahasiaan dan integritas informasi ini,” lanjut Danang.

Pada hari kedua, pelatihan dilanjutkan dengan pemaparan materi Manajemen Risiko Sektor Publik untuk Pimpinan, serta pengawalan, pemantauan, dan pengawasan implementasi manajemen risiko di lingkungan pemerintah daerah.

Kegiatan ditutup dengan penelaahan materi pengelolaan risiko strategis dan risiko lintas sektor, sebagai upaya memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon diharapkan mampu membangun budaya sadar risiko di setiap lini organisasi, sehingga penyelenggaraan pemerintahan berjalan lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sana

Berita Terkait

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.
Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas
PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:39

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:22

Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Senin, 20 Juli 2026 - 13:52

Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Berita Terbaru