Peletakan Batu Pertama SDN di Distrik Senggi, Bupati Gusbager : “Membangun SDM Keerom Yang Cerdas Untuk Membangun Diri dan Wilayahnya,”

- Penulis

Jumat, 3 November 2023 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News,id // Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom Trisiswanda Indra N. S.PT melakukan peletakan Batu pertama pembangunan dua gedung Sekolah Dasar di Distrik Senggi, Kamis (2/11/23).

Adapun sekolah tersebut, SD Negeri Molof, SD Negeri Warlef dan Taman Kanak-Kanak TK / Paud Warlef. Selain itu Bupati PG juga turut menyerahkan 5 unit kenderaan roda 2 bagi guru, ratusan paket sembako bagi masyarakat dan bantuan pembangunan gereja sebesar Rp 100 juta masing2 bagi gereja GKI Elim Molof dan gereja Bukit Zaitun Warlef.

Dalam kesempatannya, Bupati Keerom Piter Gusbager mengatakan bahwa Pemerintahannya saat ini berupaya menghadirkan pemerataan pembangunan diseluruh wilayah Kabupaten Keerom.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembangunan tidak boleh berpusat hanya pada satu wilayah tertentu saja, maka pemerataan pembangunan diseluruh wilayah Keerom harus terus dilakukan,” katanya.

Dijelaskan Bupati, kampung- kampung wilayah atas Kabupaten Keerom adalah kampung yang didiami hampir 100 persen penduduk Orang Asli Keerom (OAK).

“Perlu diketahui, hadirnya Kabupaten Keerom pertama untuk masyarakat orang asli Keerom dan kedua untuk seluruh anak bangsa dari semua suku dan semua pulau Indonesia yang ada hidup dan menetap di Kabupaten Keerom.

Dirinya juga mengutarakan bahwa pemerintah konsen dalam membangun sumber daya manusia orang Keerom.

“Hanya dengan rentang waktu 9 bulan, saya kembali hadir di Distrik Senggi dalam upaya menciptakan kualitas manusia yang baik. Sebab SDM yang baik dan cerdas itulah yang bisa membangun dirinya, keluarga dan lingkungannya ditengah tantangan modernisasi jaman” ucapnya.

Sambungnya, kalau kita tidak cepat membangun manusia dan wilayah ini, maka kita akan terus tertinggal dan digilas oleh arus perubahan jaman yang begitu cepat,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati PG mengungkapkan kehadirannya di wilayah kampung terjauh Kabupaten Keerom untuk memastikan pendidikan masyarakat di wilayah ini terlayani.

 

“Saya pastikan seluruh anak-anak bangsa di wilayah ini mendapatkan akses untuk masuk dalam sistem pendidikan nasional. Bagi saya seluruh masyarakat itu penting untuk Kabupaten Keerom, dan berharap anak-anak muda Keerom dapat menjaga diri untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru

Berita

Senin, 15 Jun 2026 - 00:09 WIB