Senin, 15 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journalnews//
Cirebon Kota – Kunjungan kerja Wakapolda Jawa Barat ke Pondok Pesantren Kandang Juang menjadi momen penting dalam mempererat hubungan antara kepolisian dengan lingkungan pendidikan keagamaan, saat pada Minggu (14/06/2026) pukul 12.00 WIB hingga 12.30 WIB bertempat di Pondok Pesantren Kandang Juang Kota Cirebon dilaksanakan silaturahmi sekaligus peninjauan pembangunan sarana pendidikan dan tempat ibadah yang tengah berlangsung di lingkungan pesantren tersebut.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara institusi kepolisian dengan para tokoh agama serta lembaga pendidikan pesantren yang memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda. Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa kedekatan Polri dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren, menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis dan saling mendukung.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., yang hadir bersama sejumlah pejabat utama Polda Jawa Barat dan didampingi oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., serta Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si.

Rombongan disambut oleh Pimpinan Pondok Pesantren Kandang Juang Ustadz Ujang Jakaria beserta jajaran pengurus pesantren. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban yang mencerminkan kuatnya hubungan antara kepolisian dengan tokoh agama dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Selain bersilaturahmi, Wakapolda Jawa Barat juga melakukan peninjauan terhadap pembangunan ruang kelas dan masjid di lingkungan Pondok Pesantren Kandang Juang. Peninjauan tersebut menunjukkan perhatian terhadap pengembangan fasilitas pendidikan dan sarana ibadah yang menjadi kebutuhan penting dalam mendukung aktivitas belajar mengajar para santri.

Keberadaan ruang kelas yang memadai serta fasilitas ibadah yang representatif diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para santri dalam menuntut ilmu dan memperdalam pemahaman keagamaan. Dukungan moral dari berbagai pihak menjadi energi positif bagi pengelola pesantren untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan kepada para peserta didik.

Setelah melaksanakan peninjauan, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah antara rombongan Wakapolda Jawa Barat dengan pimpinan pondok pesantren. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk bertukar pandangan mengenai pentingnya kolaborasi antara ulama dan umara dalam menjaga persatuan serta membangun kehidupan masyarakat yang damai dan sejahtera.

Kehadiran pejabat kepolisian di lingkungan pesantren juga menjadi bukti bahwa hubungan antara Polri dan lembaga pendidikan keagamaan terus terjalin dengan baik. Komunikasi yang terbuka dan saling menghargai diyakini mampu memperkuat upaya bersama dalam membentuk generasi muda yang memiliki akhlak mulia, cinta tanah air, serta menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung perkembangan dunia pendidikan, khususnya pendidikan berbasis keagamaan yang berkontribusi dalam pembentukan karakter bangsa. “Kami berharap sinergi antara kepolisian, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi yang berakhlak, berwawasan kebangsaan, serta memiliki kepedulian terhadap sesama demi masa depan yang lebih baik,” ujar AKP M. Aris Hermanto.

(Wadira)

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru