Lumpuh dan Tak Berdaya, Remaja di Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka Butuh Uluran Tangan Donatur

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

 

Cianjur || Nasib pilu dialami Rahmat (19) warga Kampung Sarongge RT 005/007 Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, yang mengalami lumpuh dan tidak bisa bicara dan terkulai lemah tanpa daya dan upaya.

Ragmat yang hanya tinggal bersama kakek dan neneknya itu kini membutuhkan uluran tangan para donatur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rahmat mengalami kelumpuhan sejak usia bayi, ibu Rahmat meninggal di usia Rahmat 1 tahun, sedangkan sang ayah telah menikah lagi, Kini Rahmat tinggal bersama kakek dan nenek Rahmat, yang usianya sudah di atas 50 tahunan.

Menurut kakek Rahmat, Sanudin (59) menjelaskan, cucu saya mengalami penyakit seperti ini sejak bayi, namun nasibnya sangat memperihatinkan, karena Rahmat hanya bisa terkulai lemah dan tidak bisa bicara, bahkan ibunya pun meninggal di saat Rahmat masih bayi, jadi walau bagaimana sehat dan tidak sehat, Rahmat harus tinggal bersama dirinya.

” Sering dari pihak pemerintah yang tujuannya akan membantu Rahmat, namun yang ada hanya dokumentasi Poto saja, dan belum ada bantuan apapun untuk cucu saya Rahmat, semoga kami bersama cucu kami yang kekurangan ini, mendapat bantuan baik pengobatan atau untuk kehidupan Rahmat, karena kondisi saya kakek dan nenek hanya bisa bertahan sambil bekerja serabutan,” ungkapnya, kepada Wartawan, Minggu, (22/2/26).

Semoga cucu saya ( Rahmat ) mendapat perhatian baik dari pemerintahan maupun dari para donatur,” sambungnya.

Sementara Kepala Desa Sukajadi IQbal memberikan keterangan saat dihubungi lewat telpon WhatsApp pada Minggu 22/02/26, Ia mengatakan, bahwa dirinya sudah beruoaya mengajukan ke dinas kementrian, namun ada kendala di Adminduk, karena Rahmat tercatat di KK orang tuanya, sedangkan Rahmat tinggal bersama kakek dan neneknya.

” Kami pihak pemdes Sukajadi telah berupaya, namun itu yang menjadi kendalanya di Adminduk, memang ibu Rahmat sudah meninggal sejak dulu, namun Rahmat tercatat di KK orang tuanya,” pungkasnya.

 

Tim Liputan

Berita Terkait

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur
Komunitas Bagong Mogok Bersama Polsek Mande dan Pemdes Mulyasari Salurkan Bantuan untuk Pasangan Lansia Korban Kebakaran
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Bentuk Datgas Pertanahan Terlibat KasusbTanah Tidak Penjarakan Segera!!!
Kapolres Cirebon Kota Silaturahmi dengan Ketua FPI Kota Cirebon Perkuat Komunikasi Jaga Kamtibmas
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19 WIB

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12 WIB

DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:33 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:21 WIB

KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Berita Terbaru