Lagi Pemkab Keerom Raih WTP 7 Kali Berturut-Turut Ini Penjelasannya !

Sabtu, 7 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id // Pemerintah Kabupaten Keerom kembali menorehkan prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan daerah dengan berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2024.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Papua, Bhuono Agung Nugroho di Jayapura, Kamis (5/6/25).

“Pemeriksaan ditujukan untuk memberikan opini atas laporan keuangan pemerintah daerah dengan memperhatikan kesesuaian standar akutansi pemerintah (SAP), kata Bhuono.

Bhuono juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah memenuhi kewajiban yaitu menyerahkan BPK RI atas laporan keuangan daerah tahun 2024 diantaranya Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Biak Numfor, dan Sarmi.

Mewakili Bupati Keerom Piter Gusbager, Wakil Bupati Daud menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung pemerintah Kabupaten Keerom.

“Terimakasih kepada BPK RI dan semua pihak terutama kepada SKPD yang telah bekerja luar biasa dan kedepannya harus terus ditingkatkan. Tanpa kerjasama yang baik antar pihak pembangunan tidak akan berjalan maksimal,” terangnya.

Sementara itu, Kanisius Kango, S.Sos Ketua DPRK Keerom menyambut baik atas prestasi yang di raih Pemkab Keerom.

“Oponi WTP BPK tentunya bukan tujuan akhir, tetapi hal ini menjadi pondasi bagi Pemda Keerom untuk terus bekerja dalam menata keuangan daerah sehingga bisa lebih berdaya guna, efektif, transparan dan akuntabel untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan tindak lanjut atas rekomendasi BPK tahun sebelumnya, Kabupaten Keerom dengan jumlah rekomendasi sebanyak 984 rekomendasi, sebanyak 72,66 atau 715 persen telah ditindal lanjuti sesuai rekomendasi. (@mr)

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru