Komitmen Membangun Wilayah Tapal Batas, Bupati Keerom Tinjau Ruas Jalan Yang Rusak Di Distrik Yaffi

Senin, 30 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id // Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut.MUP., melakukan kunjungan kerja ke Distrik Yaffi, melihat langsung situasi dan kondisi masyarakat yang berada di garis perbatasan.

Dalam kujungannya, Bupati Keerom di dampingi Ketua TP PKK Keerom,Ny. Angela TH Frank Gusbager, S.T.

Kunker kali ini di Distrik Yaffi, Bupati Keerom melihat kondisi ruas jalan yang rusak, melihat kondisi kapela di dusun Konggorobu, dan mendengar langsung keluhan masyarakat, pada minggu (29/6/25 ) distrik Yaffi.

Kepada media, Bupati Keerom mengungkapkan bahwa kunjungan kerjanya kali ini di Distrik Yaffi untuk melihat dan memastikan beberapa ruas jalan dari Yuruf menuju Kampung Akarinda dan Semografi yang rusak.

” Hari ini saya mengunjungi beberapa kampung di Distrik Yaffi untuk melihat dari dekat situasi masyarakat, kondisi infrastruktur jalan dan mendengarkan aspirasi masyarakat yang berada di daerah perbatasan NKRI-PNG”, ungkapnya.

Piter Gusbager berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan di wilayah perbatasan untuk itulah dirinya turun langsung dan melihat ruas jalan dari Yuruf menuju Akarinda dan menuju Semografi.

Menurutnya, sejak 3 tahun lalu ia sudah melihat kondisi jalan dan sudah melakukan pengaspalan jalan dari Yuruf menuju Akarinda namun belum rampung.

Sehingga di tahun 2026 pembangunan infrastruktur jalan akan dilanjutkan, juga pembangunan jembatan, sekolah dan sarana penunjang lainnya.

Katanya lagi, Pemkab Keerom juga sudah membangun beberapa fasilitas sekolah dan puskesmas pembantu di wilayah perbatasan.

Selain itu, Piter Gusbager juga mengatakan saat ini pemerintah sedang mengevaluasi tenaga guru dan kepala sekolah untuk di tempatkan di sekolah-sekolah yang kekurangan guru.

Bupati 2 Periode itu juga mengakui bahwa dirinya telah meminta bantuan menteri ESDM untuk membantu sarana penerangan ( Listrik ).

” Kita berharap tahun ini listrik sudah bisa masuk di wilayah Yaffi, Web dan Towe”, ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang berada di daerah perbatasan NKRI-PNG yang telah menjaga situasi tetap aman dan damai.

Sementara itu, Sekertaris kampung Akarinda, Petrus Wambea mengatakan Bupati Keerom telah melihat langsung ruas jalan menuju kampung Akarinda yang rusak dan telah berkomitmen untuk membangun jalan tersebut.

Ia mengakui komitmen Bupati Keerom itu sesuai dengan harapan masyarakat di wilayah perbatasan yang selama ini merindukan akses jalan yang baik, agar masyarakat tidak berjalan kaki.

Saat yang sama, Ketua Bamuskam kampung Akarinda, Kristoforus Pangguem mengungkapkan komitmenya bersama masyarakat adat untuk menjaga keamanan.

” komitmen kami terkait kantibmas, kami menjamin sampai dengan saat ini situasi aman dan terus bersinergi dengan pemerintah daerah”, tegasnya. (Red)

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru