Kejayaan Patal Cilacap: Dari Peresmian oleh Bung Karno hingga Kenangan yang Abadi

Minggu, 22 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

​CILACAP, Journal News – Pernah menjadi denyut nadi ekonomi dan ikon kebanggaan masyarakat Kabupaten Cilacap, kejayaan Pabrik Pemintalan Cilacap kini menyisakan narasi sejarah yang mendalam. Meski operasionalnya telah berakhir, jejak sejarahnya tetap tegak berdiri, salah satunya melalui penamaan Jl. Pemintalan yang hingga kini menjadi saksi bisu masa keemasan industri sandang di daerah ini.

*​Jejak Sejarah dan Restu Sang Proklamator*

​Gedung kantor dan Paprik PT Industri Sandang Nusantara (Patal Cilacap) yang terletak di Jl. Kendil Wesi, sekitar 1 kilometer dari pusat kota, masih tampak kokoh. Gedung ini bukan sekadar bangunan tua; ia memiliki nilai historis tinggi karena diresmikan langsung oleh Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, pada tahun 1960 an .

​Bagi warga Cilacap, pabrik ini bukan sekadar tempat mencari nafkah, melainkan simbol harga diri daerah yang mampu bersaing di kancah nasional konon wktu itu di era tahun 60 an Patal Cilacap menjadi Pabrik terbesar di Asia tenggara.

*​Nostalgia dan Pengabdian Puluhan Tahun*

​Toto Suprapto, salah satu mantan karyawan senior yang mulai mengabdi sejak tahun 1972, mengenang masa-masa indahnya selama 31 tahun bekerja. Baginya, Patal Cilacap adalah pintu gerbang menuju wawasan internasional.
​”Dari pabrik inilah saya dan beberapa rekan berkesempatan tugas belajar ke Jepang. Banyak kenangan indah yang terkubur di sana,” kenang Toto dengan nada haru.

​Senada dengan Toto, Akmad Solekhan (akrab disapa Lehan), yang menjabat sebagai Asisten Manajer HRD di masa-masa terakhir pabrik, menceritakan beratnya masa transisi. Di penghujung Desember 2003, gelombang PHK massal mulai terasa, hingga akhirnya pada tahun 2013, sebanyak 728 karyawan harus menerima kenyataan pahit selesainya operasional pabrik akibat efisiensi.

*​Harapan di Masa Pensiun: Menjaga Tali Silaturahmi*

​Meskipun dipisahkan oleh waktu dan keadaan, semangat kekeluargaan para mantan karyawan tidak luntur. Sugeng, mantan petugas sekuriti periode 2001–2013, mengaku banyak memetik pelajaran hidup tentang kesabaran dan perjuangan dari para seniornya.


​”Alhamdulillah, setelah PHK massal 2013, saya dan rekan saya, Sutarno, masih bisa mengabdi di salah satu kantor milik pemerintah. Pelajaran sabar dari senior sangat membantu saya hingga kini,” ujar Sugeng.

​Kini, melalui kemajuan teknologi, para mantan karyawan lintas generasi berusaha merajut kembali tali silaturahmi yang sempat terputus. Sugeng mengajak seluruh rekan eks-karyawan Patal Cilacap untuk bergabung dalam Grup WhatsApp Mantan Karyawan Pemintalan.

​”Monggo rekan-rekan, mari kita tetap jalin komunikasi. Jangan biarkan sejarah ini hilang begitu saja,” pungkasnya.
​Reporter: SW
Editor: SLS

Berita Terkait

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Berita Terbaru