Judi Togel Resahkan Warga. Kepala Kampung Yuwanain : “Togel Harus Ditutup !

Selasa, 23 April 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id // Judi togel (toto gelap) di Kabupaten Keerom semakin eksis dan terbuka hingga di pelosok kampung-kampung dan sangat meresahkan masyarakat. Tentunya berbanding terbalik dengan harapan pemerintah daerah dalam melksanakan Perda dan menghasilkan SDM yang berkualitas sebab sangat merusak moral masyarakat.

Ironisnya sejumlah tempat penjualan togel di Kabupaten Keerom berada tepat di jalan utama yang sangat dekat dengan kantor pemerintahan, sekolah, supermarket dan Kantor Kepolisian. Bahkan para penjual kupon dan pembeli tanpa rasa takut dan merasa kebal hukum melakukan aktifitas terselubung di depan umum.

Pantauan Media dilapangan di seputaran jalan protokol Arso 2 tampak pembeli kupon togel mulai dari remaja dan dewasa diantaranya masih dalam jam kerja dan berpakaian dinas PNS.

Kepala Kampung Yuwanain Abdul Gofar pada awak media di Arso 2, Senin (22/4/23) membenarkan adanya penjualan togel di wilayahnya.

“Benar sejumlah warga di kampung ini telah melapor, karena tempat penjualan togel itu sangat mengganggu ketertiban warga yang melintas karena tepat di mata jalan utama,” katanya.

Dikatakannya, penjualan togel di wilayah pemerintahannya sangat berimbas terhadap perekonomian masyarakat.

“Sudah sekarang perekonomian susah ditambah adanya togel akhirnya masyarakat semakin susah, memang mereka mencari nafkah tapi kan masih ada cara-cara yang wajar dan normal toh,” ujarnya.

Gofar menegaskan bahwa togel harus ditutup dan berharap pihak berwenang dapat mengambil tindakan tegas terhadap oknum dan kaki tangannya.

Salah satu sumber yang tidak mau disebutkan, mengutarakan bahwa di Kabupaten Keerom terdapat sebanyak 45 titik penjualan togel yang diduga milik warga luar daerah dengan sejumlah kaki tangannya warga Keerom. (Red)

Berita Terkait

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945
Masyarakat Petani Jeruklegi Wetan Merasa Terbantu dengan Adanya pembangunan Irpom
Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Gelar Management Training Course di Polres Pekalongan
dr, I Wayan Wisnu Brata, Sp. B, Sub Spesialis Onkologi :
Kalim Siap Maju Pilkades Jeruklegi Kulon 2027, Pengalaman Jadi Modal Pengabdian

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:14

Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:50

Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:36

Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:48

Masyarakat Petani Jeruklegi Wetan Merasa Terbantu dengan Adanya pembangunan Irpom

Berita Terbaru