Ikatan Pemulung Indonesia dan pemerintah Kecamatan Balapulang Luncurkan Program GEBER ASYIK untuk Percepat Penuntasan Sampah di Kabupaten Tegal

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

BALAPULANG, KABUPATEN TEGAL – Upaya menciptakan lingkungan bersih dan sehat terus digencarkan di wilayah Kabupaten Tegal. Kali ini, Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) Kabupaten Tegal bekerja sama dengan instansi Kecamatan Balapulang melaksanakan program bertajuk GEBER ASYIK (Gerakan Bersama Masyarakat dan Pemerintah Menuju Akselerasi Penuntasan Sampah di Kabupaten Tegal pada jumat 24 /4/2026.

Program tersebut menjadi langkah nyata dalam membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, serta para pegiat lingkungan untuk menangani persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di berbagai wilayah, termasuk kawasan permukiman, pasar tradisional, hingga fasilitas umum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan GEBER ASYIK dilaksanakan dengan melibatkan unsur pemerintah kecamatan, perangkat desa, relawan kebersihan, komunitas pemulung, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar. Dalam pelaksanaannya, peserta melakukan kerja bakti massal, pembersihan titik-titik penumpukan sampah, edukasi pemilahan sampah rumah tangga, serta sosialisasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Camat Balapulang dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama Ikatan Pemulung Indonesia. Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah semata, namun membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Melalui program GEBER ASYIK ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Jika masyarakat bergerak bersama pemerintah, maka penanganan sampah akan lebih cepat dan efektif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IPI Kabupaten Tegal, Sugeng, menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kerja sama erat antara warga dan pemerintah. Menurutnya, tanpa adanya kesadaran masyarakat serta dukungan pemerintah, penanganan sampah akan sulit berjalan maksimal.

“Masalah sampah harus ditangani bersama. Warga harus peduli, pemerintah juga harus hadir dengan kebijakan dan fasilitas yang memadai. Jika semua bersatu, maka cita-cita mewujudkan Tegal Luwih Apik bukan hal yang mustahil,” tegas Sugeng.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan pemulung selama ini memiliki kontribusi besar dalam membantu mengurangi volume sampah melalui proses pemilahan dan daur ulang. Karena itu, peran komunitas pemulung patut mendapat perhatian dan dukungan dari semua pihak.

Selain aksi bersih-bersih, program ini juga mendorong masyarakat agar mulai menerapkan budaya memilah sampah organik dan anorganik dari rumah. Sampah yang memiliki nilai ekonomis diharapkan dapat dikelola kembali melalui bank sampah maupun jaringan daur ulang yang ada.

Warga Balapulang menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap program seperti GEBER ASYIK tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi terus dilakukan secara berkelanjutan agar kesadaran masyarakat terhadap kebersihan semakin meningkat.

Dengan hadirnya program GEBER ASYIK, Kecamatan Balapulang diharapkan menjadi contoh wilayah yang mampu membangun kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan komunitas lingkungan dalam percepatan penuntasan sampah di Kabupaten Tegal. Gerakan ini sekaligus menjadi bukti bahwa persoalan sampah dapat diatasi apabila seluruh pihak bersatu dan bergerak bersama demi mewujudkan Kabupaten Tegal yang luwih apik, bersih, sehat, dan nyaman.
pewarta : A. M

Berita Terkait

Pemkab dan Pemkot Bogor Matangkan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS).
Kapolres Cirebon Kota dan Dan Lanal Perkuat Soliditas TNI-Polri di Cirebon
Dari Libya ke Pendopo Cianjur: Bupati Sambut Langsung Kepulangan Ai Juariah
Hadapi Puncak Kemarau, Polda Jateng Gencarkan Edukasi dan Mitigasi Karhutla
Lahan Koparasi Merah Putih Di ambil sama Ahli Waris sambil Bertahan hidup di Gubuk, beratapkan terpal
Kapolres Cirebon Kota Berikan Penghargaan kepada 51 Personel Berprestasi, Dua Anggota Raih Hadiah Umrah
Kebun Tebu di Kajen Terbakar Diduga Akibat Api Pembakaran Sampah, Tiga Lahan Warga Terdampak
Puskesmas Kademangan Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Momen Hari Jadi Cianjur ke-349
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:52 WIB

Pemkab dan Pemkot Bogor Matangkan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS).

Senin, 13 Juli 2026 - 20:17 WIB

Kapolres Cirebon Kota dan Dan Lanal Perkuat Soliditas TNI-Polri di Cirebon

Senin, 13 Juli 2026 - 17:12 WIB

Dari Libya ke Pendopo Cianjur: Bupati Sambut Langsung Kepulangan Ai Juariah

Senin, 13 Juli 2026 - 12:39 WIB

Hadapi Puncak Kemarau, Polda Jateng Gencarkan Edukasi dan Mitigasi Karhutla

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Lahan Koparasi Merah Putih Di ambil sama Ahli Waris sambil Bertahan hidup di Gubuk, beratapkan terpal

Berita Terbaru