Hadiri Panen Perdana Jagung Milik Jemaat GKI Galilea Arso X, Bupati Keerom : “Pemerintah Akan Hadirkan 4 Unit Mesin Pengering Jagung Terbaik

Sabtu, 21 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id // Bertempat di kebun milik Jemaat GKI Galilea, Kampung Yaturaharja, Arso X, Distrik Arso Barat, Sabtu (21/9/24), Bupati Kabupaten Keerom Piter Gusbager dalam kesibukannya berkesempatan menghadiri panen perdana Jagung di lahan seluas 1 hektar.

Pada kesempatannya, Pendeta Nabot Manufandu menyampaikan bahwa kebun jagung merupakan inisiasi warga jemaat gereja GKI Galilea, Arso 10 dalam rangka pemberdayaan umat dengan dukungan dan pendampingan dari Mandala Group.

“Kami warga jemaat mengucap syukur dan menyampaikan terimakasih atas kehadiran Bapak Bupati Keerom di panen perdaan jagung milik warga jemaat GKI Galilea Yaturaharja,” katanya.

Selaku pimpinan jemaat GKI Galilea, dirinya mengucapkan terimakasihya yang besar atas dukungan dari bapak Bupati Piter Gusbager yang selama ini telah banyak memberikan bantuan kepada warga jemaat GKI di seluruh wilayah Kabupaten Keerom.

“Terkhusus kepada bapak Bupati Piter Gusbager, dengan rasa hormat kami sangat bersyukur bahwa karena iman beliau hingga saat ini telah banyak memberikan kontribusi yang besar kepada seluruh umat beragama di Kabupaten Keerom,” sebutnya.

Pendeta Manufandu berharap pertanian jagung yang di kelola oleh umat ini dapat terus berlanjut agar dapat menunjang kemajuan bagi umat dan gereja GKI Galilea.

Sementara itu, Bupati Keerom Piter Gusbager mengapresiasi usaha bersama yang dilakukan oleh jemaat Gereja GKI Galilea, Yaturaharja, Arso X, Distrik Arso Barat.

“Dikesempatan ini saya memberikan apresiasi kepada umat gereja GKI Galilea yang terus melakukan terobosan dan usahanya untuk memandirikan dan memajukan jemaat sekaligus memuliakan nama Tuhan lewat karya dan pengabdian mereka,” ucap orang no 1 di Kabupaten Keerom itu.

Dikemukakan oleh Bupati Gusbager, kegiatan seperti ini yang sebenarnya diharapkan oleh pemerintah bahwa umat gereja kedepan dapat menjadi jemaat yang mandiri, maju dan makmur.

”Maka ini merupakan contoh yang harus kita duplikasikan ke jemaat gereja lainnya. Para umat hendaknya memiliki inovasi dan karya yang dapat menghasilkan peningkatan ekonomi bagi umat terus menerus,” serunya.

Lebih lanjut, Bupati Gusbager menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung para petani jagung, dalam waktu dekat Pemkab Keerom bekerjasama dengan Bank Papua akan menghadirkan 4 unit mesin pengering jagung terbaik.

“Alat pengering jagung berkapasitas 5 ton perjam ini nantinya akan kita tempatkan di 4 lokasi yaitu Arso Barat, Arso Timur, Arso dan Skanto. Dengan harapan kedepan para petani tidak lagi kesusahan dalam hal pengeringan jagung. Progam ini merupakan inisiasi saya sejak tahun 2023, mudah-mudahan dapat meringankan kerja-kerja para petani,” pungkasnya. (@mr)

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru