Gaji Tenaga Kontrak RSUD Kwaingga Terlambat, Ini Kata Direktur RSUD Kwaingga

- Penulis

Minggu, 19 Mei 2024 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id //Direktur Rumah Sakit Kwaingga, dr. Yani Cahyo Susilo menyampaikan bahwa gaji tenaga kontrak 124 bagi Dokter Dan Perawat sedang di proses dan segera dibayarkan, pada Kamis ( 16/5/24 ).

Dikatakannya, terlambatnya pembayaran gaji tenaga kontrak karena adanya proses yang harus diselesaikan dan sudah dikordinasikan dengan pihak keuangan untuk segera diproses.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Kami sudah berkordinasi dengan pihak keuangan dan tinggal menunggu pembayaran dalam waktu dekat, sedangkan untuk insentif belum bisa dibayarkan karena masih menunggu masuknya dana transferan Otsus,” terangnya

dr. Yani Cahyo berharap agar rekan-rekan sekalian ntuk tetap bersabar dan menjalankan kewajiban seperti biasa melayani masyarakat.

“Pada prinsipnya manajemen Rumah Sakit tetap memenuhi semua hak-hak tenaga kontrak baik Dokter dan Perawat,” ujarnya.

Di saat yang sama, Kepala Tata Usaha RS Kwaingga, Albert Kurni mengatkan bahwa pelayanan RSUD Kwaingga berjalan normal dan meminta para tenaga kontrak bersabar dan jangan memberikan pernyataan sepihak di medsos yang dapat merugikan tenaga kontrak itu sendiri,” tegasnya.

“Kami seluruh manajemen Pihak RSUD Kwaingga tentu bekerja sesuai sistem dan berdasarkan petunjuk, maka terkait pembayaran gaji kontrak saat ini sedang dalam proses dan akan segera dibayarkan,” tutupnya. (@mr)

Berita Terkait

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan
Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur
Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”
Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:00 WIB

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:48 WIB

Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Berita Terbaru