Diduga Tidak Transparan Kelola Dana Desa, PLT Kepala Kampung Yammua Menuai Sorotan Warga

Rabu, 23 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id // Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Kampung Yammua, Distrik arso Barat, Kabupaten Keerom Doris Anastasia Yapen yang juga merangkap jabatan sebagai PLT Sekretaris Dewan DPRK Keerom kini menuai kritik dan sorotan warga setempat terkait kinerja pengelolaan dana desa yang diduga tidak transparan.

Diketahui transparansi penggunaan dana desa diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang desa, Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 4 Tahun 2015, Menteri Keuangan Nomor 108 Tahun 2024 dan Perbup Nomor 19 Tahun 2025 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa TA 2025.

Warga menyuarakan keprihatinan atas dugaan kurangnya transparansi dalam pengelolaan Dana Desa Tahap I Tahun 2025 yang dilakukan Kepala Kampung.

Warga juga menilai bahwa informasi alokasi penggunaan Dana Desa tidak pernah disampaikan secara terbuka kepada masyarakat bahkan diduga sejumlah proyek desa diberikan kepada oknum aparat kampung dan Bamuskam sebagai pelaksana proyek.

“Selama ini PLT ganti PLT kami tidak pernah tahu apa saja yang sudah dilaksanakan pemerintah kampung dengan dana desa, tiba-tiba sudah ada terlaksana sejumlah kegiatan proyek kampung, apalagi laporan realisasi anggaran tidak pernah disampaikan secara luas,” ungkap salah satu warga yang namanya minta dirahasiakan.

Juga diduga adanya kegiatan yang didanai oleh Dana Desa untuk program ketahanan pangan yang dikelola oleh oknum pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Keerom,” sebutnya lagi

Ketiadaan transparansi ini memunculkan kecurigaan akan potensi penyalahgunaan anggaran yang seharusnya tepat sasaran.

Ia berharap kepada Bupati Keerom untuk dapat menempatkan Kepala Kampung yang benar-benar bekerja dapat menjawab harapan masyarakat di Kampung Yammua,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, media JN telah meminta pihak pemerintah kampung Yammua untuk melakukan wawacara, namun informasi dari aparat kampung bahwa PLT Kepala Kampung masih sibuk untuk beberapa hari kedepan. (@mr)

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru