Diduga Berbau Korupsi Anggaran Belanja Rp89,7 M di Laporkan ke Kejagung RI” Periksa Dana Hibah Dinas Perkebunan Lahat Rp60 M Lebih

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

JOURNALNEWS.ID – SUMSEL // Anggaran Dinas perkebunan Lahat banyak kejanggalan diduga terindikasi Korupsi. Untuk itu aparat penegak hukum turun tangan.

Hal itu disampaikan Ketua LBH KA LAW FIRM melalui wartawan media Journalnews juga ketua AWDI Lahat Frengki.As adanya sejumlah kejanggalan anggaran belanja kegiatan pada dinas perkebunan pemerintah Kabupaten Lahat tahun 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menurutnya ada sejumlah kegiatan anggaran belanja patut di pertanyakan diduga banyak indikasi, pemborosan bahkan diduga ada yang fiktif. pelaksanaan kegiatan yang menjadi Pertanyaan di antaranya:

‎‎Belanja barang dan jasa: Rp23,7 miliar

‎Belanja hibah: Rp60,2 miliar

‎Belanja modal peralatan dan mesin: Rp830 juta

‎Belanja gedung dan bangunan: Rp206 juta

‎‎Total keseluruhan mencapai Rp89,75 miliar.

ANGGARAN DAN REALISASI ANGGARAN KEGIATAN DIANTARANYA:

1.Program penunjang urusan pemerintah
Rp.8.748.781,918 (72,11%)

2.Administrasi Perangkat Daerah Rp.4.524.679.569 (77,23%)

3.Administrasi Umum Perangkat Daerah Rp.2.094.425.996 (64,03%)

4.Pengadaan barang milik daerah penunjang
urusan pemerintah Rp.661.406.745 (26,9%)

5.Program penyediaan dan pengembangan
sarana pertanian Rp.16.935.874.821 (93,9%)

6.Program pelaksanaan penyuluhan pertanian Rp.1.743.919.357 (74,51%)

7.Program perizinan usaha pertanian Rp.285.380.075 (66,4%)

“Intinya banyak kejanggalan kegiatan pada dinas perkebunan yang patut dipertayakan pada tahun 2025, misalnya kegiatan penyediaan gaji, tunjukkan, peralatan kantor, pengadaan pakaian dinas, penyediaan alat rumah tangga, barang cetak, pengadaan kendaraan dinas, pemeliharaan JUT, Pengedalian Organisme
Penggangu Tumbuhan/OPT Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan.

Berdasarkan data yang dihimpun beberapa kegiatan dalam merealisasikan anggaran tidak sesuai.

Spesifikasi pekerjaan dalam dokumen tersebut masih tergolong “abu-abu” karena hanya tertulis “Sesuai KAK” (Kerangka Acuan Kerja)

yang menimbulkan pertanyaan jenis alat pertanian apa dibeli dan dimana barang aset-aset tersebut yang setiap tahunnya dianggarkan.

” Hingga saat ini pihak Dinas Perkebunan belum menjelaskan secara detail penguaan anggaran belanja Rp89,7 miliar lebih itu direalisasikan “*𝙵𝚛.𝚊𝚜

𝙱𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚋𝚞𝚗𝚐

Berita Terkait

Camat Mande Raih Piagam dari Menteri Hukum RI di Puncak HJC ke-349
Pemkab dan Pemkot Bogor Matangkan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS).
Kapolres Cirebon Kota dan Dan Lanal Perkuat Soliditas TNI-Polri di Cirebon
Dari Libya ke Pendopo Cianjur: Bupati Sambut Langsung Kepulangan Ai Juariah
Hadapi Puncak Kemarau, Polda Jateng Gencarkan Edukasi dan Mitigasi Karhutla
Lahan Koparasi Merah Putih Di ambil sama Ahli Waris sambil Bertahan hidup di Gubuk, beratapkan terpal
Kapolres Cirebon Kota Berikan Penghargaan kepada 51 Personel Berprestasi, Dua Anggota Raih Hadiah Umrah
Kebun Tebu di Kajen Terbakar Diduga Akibat Api Pembakaran Sampah, Tiga Lahan Warga Terdampak
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:34 WIB

Camat Mande Raih Piagam dari Menteri Hukum RI di Puncak HJC ke-349

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:52 WIB

Pemkab dan Pemkot Bogor Matangkan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS).

Senin, 13 Juli 2026 - 20:17 WIB

Kapolres Cirebon Kota dan Dan Lanal Perkuat Soliditas TNI-Polri di Cirebon

Senin, 13 Juli 2026 - 17:12 WIB

Dari Libya ke Pendopo Cianjur: Bupati Sambut Langsung Kepulangan Ai Juariah

Senin, 13 Juli 2026 - 12:39 WIB

Hadapi Puncak Kemarau, Polda Jateng Gencarkan Edukasi dan Mitigasi Karhutla

Berita Terbaru