Dialog Interaktif Wujudkan Kedamaian Di Negeri Tapal Batas RI-PNG

Kamis, 17 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id//Bertempat di Stasiun LPP TVRI Jayapura, Kota Jayapura, telah dilaksanakan dialog interaktif dengan tema “Wujudkan Kedamaian di Negeri Tapal Batas” Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (25/07/2025).

menghadirkan dua narasumber yakni Wakil Bupati Kabupaten Keerom Drs. Daud, M.Si. dan Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K. M.H.

Dalam kesempatanya Kapolres Keerom menyampaikan, Kab. Keerom merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan Papua Nuigini yang terdiri dari 11 Distrik dan 91 Kampung, pihak kepolisian dalam menjaga Sitkamtibmas di Negeri Tapal Batas sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak untuk bersama-sama mengambil peran dalam menciptakan kedamaian serta kerukunan.

“Kami kepolisian khususnya di polres keerom dengan jumlah personil yang terbatas dalam menjaga negeri tapal batas ini membutuh dukungan dari pemerintah daerah maupun tokoh agama serta tokoh adat yang berada di setiap kampung sehingga setiap permasalahan yang terjadi di kampung kami bisa berkoordinasi langsung dengan para tokoh atau yang dituakan” ujar kapolres.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Bupati Keerom menyampaikan, Pemerintah menyadari bahwa dalam aspek perbatasan antara Kab. Keerom dan Papua Nugini masih harus terus ditingkatkan terutama infrastruktur seperti Pos Perbatas dan Jalan untuk menjaga kedaulatan NKRI.

“Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan sistem dan Infrastruktur terutama Pos Perbatasan karna merupakan garda terdepan sebuah negara, tapi ini semua butuh dukungan dari semua pihak untuk merealisasikannya” ucap wakil bupati

Disekmen akhir kapolres keerom menambahkan, permasalahan yang terjadi di Kab. Keerom kebanyakan berawal dari Miras karena yang mana miras ini mempunyai pengaruh besar, serta menjadi masalah utama di Kab. Keerom, Jangan sampai masyarakat Kab. Keerom menjadikan miras sebagai budaya.

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru