Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Indramayu Berhasil Amankan “Benda Terlarang” Dalam Sidak Gabungan

- Penulis

Jumat, 24 November 2023 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu lakukan inspeksi mendadak (sidak) ke blok hunian warga binaan, Jumat malam (24/11). Dalam sidak ini, Lapas Indramayu melibatkan tim gabungan dari TNI-Polri.

Petugas melakukan penyisiran terhadap kamar-kamar hunian warga binaan memastikan tidak ada barang terlarang dalam kamar.

Selain itu, petugas melakukan test urin terhadap warga binaan secara acak dengan mengambil sampel sebanyak 10 warga binaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Lapas Indramayu, Hero Sulistiyono yang memimpin jalannya sidak ini menggatakan pelaksanaan kegiatan ini merupakan arahan dari Direktur Keamanan dan Ketertiban Direktorat Jenderal Pemasyatakatan.

“Kami laksanakan sidak sebagai upaya deteksi dini agar tidak terjadi gangguan kamtib. 9 kamar hunian dengan rincian tiap blok A, B, dan C masing-masing 3 kamar secara acak kami sisir untuk memastikan tidak ada barang-barang terlarang disana,” ucap Hero.

Lebih lanjut ia menegaskan komitmen jajaran Lapas Indramayu untuk memelihara kondusifitas dan menjaga keamanan serta ketertiban yang telah terbangun dengan baik.

“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan tertib. Terima kasih atas bantuan dan dukungan pihak-pihak terkait, TNI-Polri. Sinergi positif menciptakan situasi aman dan kondusif,” jelas Hero.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Donny Yudha menjelaskan temuan dalam sidak ini. Ia menjabarkan 10 warga binaan yang menjadi sampel test urin dengan hasil negatif.

“Kita bentuk tim gabungan dengan melibatkan TNI-Polri. Berhasil diamankan beberapa benda terlarang yang dapat berpotensi menyebabkan gangguan kamtib seperti besi, pisau cukur, kabel, benda pecah beling, sajam. Akan kami inventarisir kemudian dimusnahkan,” tutup Donny.

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru

Berita

NGURI-NGURI BUDAYA, JERUKLEGI KULON NGGELAR WAYANG KULIT

Selasa, 16 Jun 2026 - 09:29 WIB