Journal News,id // Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP melepas keberangkatan kontingen Dekenat Keerom yang akan mengikuti kegiatan Sinode Keuskupan Jayapura tahun 2026, Senin (2/2/26) di Arso Kota,
Diketahui, sebanyak 270 peserta dari 4 dekanat di wilayah Keuskupan Jayapura dijadwalkan mengikuti Sinode Keuskupan Jayapura Tahun 2026 pada 2–8 Februari 2026.
Rangkaian kegiatan meliputi misa pembukaan di Paroki Kristus Juru Selamat, Kotaraja, sidang pleno di BPSDA Papua (3-7 Februari), dan penutupan (8 Februari) di Istora Papua Bangkit, Sentani, Kabupaten Jayapura.
Pada kesempatannya, Bupati Keerom Piter Gusbager menyampaikan dukungan penuh kepada kontingen umat dari Dekenat Keerom untuk mengikuti kegiatan tersebut.
“Umat Katolik dan Gereja Keuskupan Jayapura merupakan aset penting masyarakat Papua dan juga aset bagi kemajuan bangsa, sehingga kita wajib berpikir besar untuk masyarakat dan daerah ini,” sebutnya.
Orang nomor 1 Keerom itu berpesan agar umat utusan dekenat Keerom untuk serius dan membicarakan hal besar saat kegiatan, agar ilmu yang didapat bisa bermanfaat dalam pelayanan.
“Saya ingin kedepan bahwa orang-orang Katolik dapat menjadi orang-orang benar yang memiliki kepribadian benar dan berbicara hal besar, sehingga kita bisa menjadi Injil yang mewartakan kebenaran dan teladan,” ujarnya.
Sambungnya, hari ini dan seterusnya mari kita terus bersatu melupakan segala perselisihan dan perbedaan untuk kemajuan Papua.
“Kita harus maju sama dengan orang lain jangan tinggal terlalu jauh. Masa lalu adalah sejarah, masa depan adalah rahasia dan hari ini adalah anugerah, “Tuhan memberkati,” pungkasnya.
Dikesempatan itu, Bupati Keerom Piter Gusbager memberikan bantuan kepada peserta Sinode utusan dari Dekenat Keerom diakhiri dengan poto bersama.(@mr)












