Buka Musrembang RKPD Tahun 2026, Ini Harapan Bupati Keerom

Kamis, 17 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id // Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 tingkat Kabupaten Keerom, Rabu (16/4/25) yang berlangsung di Hotel Grande Arso II.

Turut hadir Wakil Bupati Keerom Drs. Daud, M.Si, Ketua DPRD Keerom, Kanisius Kango, S.Sos, Forkopimda, Pimpinan OPD Lingkup Pemda Keerom, para Kadistrik se-Kabupaten Keerom, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Keerom menyampaikan pelaksanaan Musrembang tahun ini merupakan yang pertama bagi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Keerom Periode 2025-2030.

“Visi kami dalam perencanaan pembangunan adalah “Keerom Maju Yang Transformatif, Mandiri, Bermartabat dan berkelanjutan”. Semangat transformasi dan gotong royong menjadi sebuah semangat dan gerakan untuk perubahan,” jelasnya.

Katanya, untuk mewujudkan visi besar ini kita perlu menyiapkan program/ kegiatan dengan strategi diantaranya,
1.Memantapkan mutu sumber daya manusia putra/putri Papua yang berkualitas, menguasai iptek, berintegrasi, kreatif, inovatif dan berdaya saing global.
2. Percepatan pembangunan ekonomi berbasis potensi unggulan yang berkelanjutan.
3. Memantapkan tatakelola pemerintahan terintegrasi dan melayani.
4. Memantapkan sistem hukum dan hukum adat.
5. Memantapkan moda transformasi konektifitas antara wilayah dan infrastruktur dasar.
6. Memantapkan Inovasi dan daya saing.
7.Percepatan pembangunan kawasan perbatasan dan kawasan khusus.

Bupati Piter Gusbager berharap semua pihak untuk bisa memahami konteks persolan mendasar yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

“Sehingga penyusunan dan perumusan serta rencana-rencana itu tidak asal jadi, tetapi hendaknya betul-betul memahami tantangan dan dinamika Keerom secara luas. Hindari ego sektoral yang bisa membahayakan dan tidak tepat sasaran,” pungkasnya. (@mr)

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru